Nekat Hitamkan Karet-karet Mesin Mobil Pakai Semir Ban, Ini Akibatnya

Radityo Herdianto - Senin, 20 April 2020 | 13:00 WIB

Ilustrasi. Perbedaan ban yang sudah di semir dan sebelum (Radityo Herdianto - )

GridOto.com - Saat sedang cuci mesin mobil, Anda bisa perhatikan bagian karet di ruang mesin seperti jalur selang, sil karet, atau engine mounting.

Komponen karet-karet di mesin mobil yang umumnya berwarna hitam ini bisa menjadi kusam karena kerak atau bekas cairan yang mengering selama pemakaian.

Jika ingin dressing karet mesin mobil, jangan sekali-kali menggunakan cairan semir ban.

"Pakai semir ban memang hasilnya cukup bagus, bahkan bisa lebih hitam mengilap daripada pakai cairan cleaner yang lain," buka Dennis Emmannuel, pemilik bengkel spesialis MMC 4x4 Pejaten kepada GridOto.com.

Namun Dennis menekankan, hasil bersih dari cairan semir ban hanya bisa bertahan sementara dan tidak membuat karet menjadi awet.

Radityo Herdianto
Komponen Karet Mesin Mobil Perlu Rutin Dibersihkan

Baca Juga: Cuci Mobil Pakai Air Tekanan Tinggi Bikin Baret Halus? Ini Jawabannya

"Semir ban itu tidak bisa menyerap ke dalam karet, hanya melapisi permukaannya saja yang malah bisa bikin kotor," lanjut Dennis.

Lapisan semir ban ini bisa menjadi lengket karena permukaan karet yang menjadi panas saat mesin mobil kembali dinyalakan.

Akibatnya, kotoran malah jadi lebih mudah menempel dan bisa menjadi kerak yang sulit dihilangkan saat sudah mengering.

"Karet-karet juga tetap bisa getas karena semir ban tidak bisa melindungi kelembaban karet dari suhu panas mesin, berbeda dengan cairan silicone spray," terang Dennis.