Test Ride Lengkap Yamaha XSR 155, Buat Yang Suka Motor Retro Dengan Teknologi Modern

Harry - Senin, 30 Maret 2020 | 09:15 WIB

Yamaha XSR 155 (Harry - )

GridOto.com - Pasar motor sport dengan tampilan retro semakin meriah berkat hadirnya Yamaha XSR 155, yang dikenalkan sejak akhir tahun 2019 lalu.

Sebelumnya segmen ini hanya diisi oleh Kawasaki W175 yang kini ketambahan varian TR, dengan desain ala motor scrambler.

Tapi Yamaha menawarkan sesuatu yang berbeda, Yamaha XSR 155 bisa dibilang motor retro modern, dengan kelengkapan yang juga modern.

(Baca Juga: Jangan Iri, Ini Dia 10 Pemilik Yamaha XSR 155 di Bali, Langsung Bikin Klub!)

Karena basis motor ini adalah Yamaha MT-15, motor naked bike 150 cc yang memang punya fitur dan kelengkapan paling canggih saat ini.

Nah, banderolnya sendiri diangka Rp 36,5 juta (on the road Jakarta), lebih mahal dari Kawasaki W175 yang dijual Rp 29,9 sampai Rp 33,8 juta.

Desain
Gaya desain diturunkan dari Yamaha XSR 700 dan XSR 900, namun pada XSR 155 ini punya dimensi yang paling kecil menyesuaikan kapasitas mesin.

Harry/Gridoto.com
Yamaha XSR 155


Tampilan retro modern kental terlihat pada sosok XSR 155 ini. Yup, motor dengan tampilan retro, tapi punya teknologi yang sudah modern.

Aksen serba bulat yang jadi ciri khas motor retro, terdapat dibanyak bagian, misal lampu depan tapi sudah LED dengan dilengkapi DRL juga.

Kemudian tangki dengan lekukan halus ala tangki tear drop, yang ternyata hanya cover plastik yang membungkus tangki asli.

(Baca Juga: Bukan Impor dari Thailand, Yamaha All New XSR 155 Ternyata Produksi Lokal)

Panel bodi samping juga memberi kesan modern dengan logo XSR dan panel plat warna perak yang punya 3 buah lubang bulat.

Jok rata, panjang dan tipis dengan garis-garis ala roti tawar juga jadi ciri khas sebuah motor yang punya tampilan retro.

Harry/Gridoto.com
Jok Yamaha XSR 155


Sasis deltabox yang sangat terlihat kembali memberi kesan XSR 155 adalah motor modern, belum lagi tampilan mesin dengan radiatornya.

Maklum, basis XSR 155 ini mencomot dari Yamaha MT-15 yang dibedakan pada bagian sub frame, agar buritan bisa lebih rata.

Makanya bagian kaki-kaki seperti kedua suspensi dan pelek, pakai jenis dan model yang sama dengan naked bike termahal Yamaha itu.

(Baca Juga: Hitung Biaya Servis Yamaha XSR 155 Tahun Pertama, Berapa Totalnya?)

Fitur & Teknologi
Konsep retro modern yang diterapkan Yamaha, selain dari tampilan juga bisa dilihat dari kelengkapan motor itu sendiri.

Lampu depan dan belakang sudah LED, dengan bentuk bulat. Kemudian panel instrumen bulat yang enggak terlalu besar, tapi sudah digital.

Harry/Gridoto.com
Spidometer Yamaha XSR 155


Panel instrumen dengan nyala negatif display ini juga punya informasi lengkap, dengan 2 buah tombol untuk mengganti-ganti informasi yang ditampilkan.

Isinya ada spidometer, takometer, posisi gigi, odometer, tripmeter, average speed, average fuel, fuel trip, indikator VVA dan fuel meter.

Tingat kecerahan layar panel instrumen juga bisa diatur-atur sesuai kondisi cahaya yang ada, dengan 3 tingkat kecerahan. Canggihkan?

(Baca Juga: Gantikan Sepatbor Belakang, Nih Cara Pasang Mud Guard Yamaha XSR 155)

Kemudian area kaki-kaki, jika motor retro biasanya pakai pelek jari-jari, maka XSR 155 sudah pakai pelek casting wheel yang kental unsur modern.

Pelek ini dibungkus ban IRC Trail Winner dengan pola tapak dual purpose berukuran 110/70-17 dan 140/70-17.

Harry/Gridoto.com
Ban Yamaha XSR 155


Sebagai penopang roda, area depan pakai suspensi upside down yang dilabur kelir hitam. Pengereman sudah cakram 2 piston.

Sedangkan roda belakang ditopang lengan ayun alumunium yang kekar, dipadukan rem cakram piston tunggal.

Riding Position & Handling
Karena pakai basis dari Yamaha MT15, posisi berkendara dari XSR 155 ini terasa sporty. Posisi badan membungkuk dan pijakan kaki tinggi dan mundur.

Membungkuknya badan karena posisi setang XSR 155 enggak terlalu tinggi tapi lebar, sehingga membuat tangan harus membuka saat memegang setang.

(Baca Juga: Modal Rp 185 Ribu Lampu Sein Yamaha XSR 155 Jadi Lebih Retro)

Efeknya badan jadi kurang rileks dan cepat pegal saat dipakai berkendara lama, terutama pada lengan dan pergelangan tangan.

Andai Yamaha membekali setang lebih tinggi dan pijakan kaki diatur ulang, rasanya posisi berkendara akan jadi lebih nyaman.

Lalu dengan tinggi jok 810 mm, buat rider berpostur 172 cm kaki bisa menapak dengan sempurna, namun busa jok terasa tipis meski empuk.

Okky/Gridoto.com
Sok depan upside down Yamaha XSR 155


Karakter suspensi pun persis Yamaha MT-15, terasa sporty membuat motor lincah dan stabil melibas tikungan serta melaju dengan kecepatan tinggi. Tapi saat melewati jalan rusak, suspensi terasa kaku.

Berkat penggunaan ban dengan ukuran besar, traksi roda terasa lebih maksimal dan menggigit, bikin pede lewat jalan kering maupun basah.

Pengereman pun mantap, kedua rem cakram di kedua roda sudah jaminan. Cuma handel rem depan agak jauh dijangkau jari tangan.

(Baca Juga: Modifikasi Pelek Jari-jari di Yamaha XSR 155, Bikin Kuat Aura Retro!)

Performa
Gelar sebagai motor retro modern 150 cc tercanggih semakin pantas saat mengintip spesifikasi mesin Yamaha XSR 155 ini.

Mesinnya punya spesifikasi 4-tak, 155 cc SOHC 4 katup pendingin cairan, serta sudah dilengkapi dengan katup variable VVA untuk menjamin performa.

Transmisi 6 percepatan dipadu assist & slipper clutch memiliki klaim tenaga 19 dk/10.000 rpm dan torsi puncak 14,7 Nm/8.500 rpm.

Handel kopling terasa ringan ditarik, jadi memudahkan pengendara saat di kemacetan. Belum lagi suara mesinnya terdengar cukup halus.

Harry/Gridoto.com
Mesin Yamaha XSR 155


Berkat disematkannyakatup VVA (variable valve actuation), performa mesin sejak putaran bawah tengah sampai atas, terasa stabil.

Karakter tenaga lebih merata, bikin XSR 155 asyik untuk berakselerasi cepat, hingga menyentuh limiter mesin yang dipatok diangka 10.500 rpm.

Akselerasi pun terbilang cepat, dengan waktu 3,9 detik saja untuk mencapai kecepatan 60 km/jam dari posisi diam.

Dengan performa yang menyenangkan ditiap putaran mesin, Yamaha XSR 155 mencatatkan konsumsi bahan bakar diangka 36,3 km/liter.

Angka tersebut berdasarkan hasil pengukuran fitur average fuel consumption pada panel spidometer.

Data Akselerasi
0-60 km/jam : 3,9 detik
0-80 km/jam : 6,5 detik
0-100 km/jam : 10,8 detik
0-100 m : 7 detik (@82,4 km/jam)
0-201 m : 10,9 detik (@100,5 km/jam)
0-402 m : 17,7 detik (@111,5 km/jam)
Top Speed Racelogic : 131 km/jam
Top Speed Spidometer : 125,5 km/jam
Konsumsi BBM : 36,3 km/liter

(Baca Juga: Launching Yamaha XSR 155 di Filipina Harus Mundur, Imbas Antisipasi Virus Corona)

Kesimpulan
Yamaha XSR 155 terasa cocok untuk mereka yang mau motor berpenampilan retro, namun sudah memiliki fitur-fitur modern.

Okky/Gridoto.com
Yamaha XSR 155


Image motor retro yang lemot juga dibantah berkat penggunaan mesin canggih, yang punya performa merata di tiap putaran mesin.

Tapi harganya lebih tinggi dibandingkan kompetitornya, Yamaha menjual XSR 155 dengan banderol Rp 36,580 juta on the road Jakarta.


Data Spesifikasi
Dimensi
P x L x T : 12.007 x 804 x 1.080 mm
Sumbu roda : 1.330 mm
Jarak terendah : 170 mm
Berat isi : 134 kg
Kapasitas tangki : 10,4 liter

Mesin
Tipe : 4-tak, SOHC 4 katup pendingin cairan, VVA
Diameter x langkah : 58 x 58,7mm
Kapasitas mesin : 155 cc
Daya maksimum : 19,1 dk/10.000 rpm
Torsi maksimum : 14,7 Nm/8.500 rpm
Transmisi : manual 6 speed
Sistem bahan bakar : injeksi

Kaki-Kaki Depan
Suspensi : Upside down
Ban : 110/70-17
Rem : cakram

Kaki-Kaki Belakang
Suspensi : monosok
Ban : 140/70-17
Rem : Cakram