Kemenhub Sebut Kendaraan Bermotor Tidak Lagi Berguna Jika Ini Terjadi

M. Adam Samudra - Rabu, 4 Maret 2020 | 21:00 WIB

Perempatan Cengkareng, Jakarta Barat macet total (M. Adam Samudra - )

GridOto.com -  Direktur Lalu Lintas Jalan Kementerian Perhubungan Darat, Sigit Irfansyah mengatakan, integrasi transportasi umum bertujuan memudahkan mobilitas masyarakat.

Harapannya, masyarakat bisa meninggalkan kendaraan pribadi dan beralih menggunakan transportasi umum, mulai dari Moda Raya Terpadu ( MRT), Light Rail Transit ( LRT), bus Transjakarta hingga Kereta Api.

Ia menilai, nantinya masyarakat lebih suka naik transportasi umum karena lebih murah, dan tepat waktu, dan tidak perlu bayar parkir yang mahal.

"Kita selalu berpikir kendaraan bermotor untuk perjalanan jauh. Tapi kalau kita berpikir kedepan atau jarak pendek sepeda motor dengan cc besar nanti tidak akan ada gunanya lagi," kata Sigit kepada GridOto.com di Jakarta, Rabu (4/3/2020).

(Baca Juga: DPR Larang Motor di Jalan Nasional, Kemenhub : Bekasi Jalan Nasional Semua, Pengendara Mau Lewat Mana?)

"Tanpa dipaksa pemerintah, masyarakat akan berhenti sendiri. Karena yang dibutuhkan cc kecil. Pasalnya mereka hanya akan membutuhkan transportasi umum tersebut dari rumah ke stasiun. Jadi untuk apa cc besar ? Enggak ada gunanya," sambung dia.

Namun Sigit berpendapat tidak melarang masyarakat untuk menggunakan kendaraan pribadi.

"Jadi kita tidak melarang, tapi pemerintah harus mendorong angkutan umum menjadi lebih baik. Biar masyarakat memilih sendiri," bebernya.

(Baca Juga: DPR Usulkan Penerbitan SIM, STNK dan BPKB Dilakukan Kemenhub, ITW Komentar Gini)

"Kenapa di luar negeri jarang orang menggunakan sepeda motor? Karena mereka lebih nyaman dengan angkutan umumnya," tutupnya.