Gara-gara Engine Auto Tensioner Bermasalah, Mitsubishi Panggil Pengguna Lancer EX, Outlander Sport dan Delica

Muhammad Ermiel Zulfikar - Kamis, 27 Februari 2020 | 15:30 WIB

Lancer EX Engine Auto Tensioner. (Muhammad Ermiel Zulfikar - )

GridOto.com - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) secara resmi mengumumkan pemanggilan kembali atau recall untuk pengguna Lancer EX, Outlander Sport dan Delica.

Program recall ini terkait desain Engine Auto Tensioner yang kurang sempurna, mengakibatkan tekanan/gaya tahanan geser (sliding resistance force) menjadi tinggi seiring umur pemakaian.

Sehingga dapat mempengaruhi durabilitas komponen tersebut.

Adapun unit yang dipanggil Mitsubishi untuk melakukan Penggantian Engine Auto Tensioner ini melibatkan 1.217 unit Lancer EX lansiran 2008-2010, 2 unit Outlander Sport lansiran 2010-2011, dan 1 unit Delica lansiran 2010.

(Baca Juga: Video Komparasi Ringan Suzuki XL7, Mitsubishi Xpander Cross dan Honda BR-V. 'SUV Jadi-jadian' yang Beda Karakter)

"Program kampanye perbaikan ini merupakan bentuk komitmen dan tanggung jawab kami dalam menjaga kualitas kendaraan secara berkesinambungan, serta memberikan jaminan layanan purna jual berkualitas untuk terus memastikan keamanan dan kenyamanan berkendara bagi para pengguna kendaraan Mitsubishi di Indonesia," ujar Eiichiro Hamazaki, selaku Director of Aftersales Division MMKSI dalam siaran resmi yang diterima GridOto.com, Kamis (27/2/2020).

MMKSI
Daftar kendaraan yang dipanggil Mitsubishi Motors terkait pergantian Engine Auto Tensioner.

Eiichiro menambahkan, untuk penggantian komponennya bisa dilakukan di bengkel resmi Mitsubishi Motors yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia dengan waktu pengerjaan kurang lebih sekitar 1,5 jam.

Konsumen tidak dibebankan biaya sepeser pun, alias gratis.

"Kami mengundang para konsumen setia kendaraan penumpang Mitsubishi dengan model dan tahun kendaraan yang dimaksud untuk dapat melakukan pemeriksaan kendaraannya di dealer resmi kami dengan prosedur yang mudah serta kompensasi penggantian part yang terkait tanpa biaya," tutupnya.