Mobil Matik Jadi Ngeden Setelah Terendam Banjir, Gara-gara Ini Nih

Radityo Herdianto - Senin, 20 Januari 2020 | 10:00 WIB

Ilustrasi penggunaan transmisi otomatis (Radityo Herdianto - )

GridOto.com - Menggunakan perangkat elektrikal, transmisi matik butuh perhatian khusus, terutama bila mobil terendam banjir.

Salah satu gejala kerusakan mobil matik setelah terendam banjir adalah laju mobil yang terasa 'ngeden' atau tertahan meskipun putaran mesin tinggi.

Ternyata ini penyebab mobil matik terasa tertahan saat melaju setelah terendam banjir.

"Selain tercampur oli transmisi, air yang masuk ke dalam girboks juga bisa merusak kampas kopling atau clutch," jelas Suryadi, Kepala Bengkel Astrido Toyota Fatmawati kepada GridOto.com.

Girboks transmisi matik menggunakan kampas kopling atau clutch untuk menggerakkan planetary gear ketika berpindah gigi.

Radityo Herdianto
Hermas Efendi Prabowo Sedang Melakukan Pembongkaran Komponen Transmisi Otomatis

(Baca Juga: Transmisi Matik Jadi Nyangkut Setelah Terendam Banjir, Kok Bisa?)

Ketika clutch tercampur dengan air, gesekan clutch terhadap plat clutch menjadi selip bahkan tidak gigit.

"Material kampas itu mengandung kertas organik yang jadi basah saat kena air, kalau sudah basah kampasnya cenderung lembek dan cengkraman kampas lemah," ujar Suryadi.

Saat posisi mesin menyala dan tuas transmisi di D, putaran clutch akan mengikuti putaran mesin yang seharusnya diteruskan ke planetary gear.

Lemahnya cengkraman clutch pada plat tidak mampu menggerakan planetary gear sehingga mobil mengalami gejala tertahan.