Parkir Sembarangan dan Bikin Macet, 7 Motor Diangkut Dishub Banjarmasin, Diinapkan Sehari Semalam

Gayuh Satriyo Wibowo - Selasa, 7 Januari 2020 | 16:05 WIB

Petugas Dishub Kota Banjarmasin mengangkut motor yang parkir sembarangan di Jalan Simpang Ulin, Banjarmasin ke atas truk, Senin (6/1) (Gayuh Satriyo Wibowo - )

GridOto.com - Belasan petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan menyambangi Jalan Simpang Ulin, pada Senin (6/1/2020) siang.

Kedatangan mereka kali ini dalam aksi penertiban kendaraan, yang melanggar peraturan hingga mengakibatkan macet.

Penertiban dilakukan dengan cara mengangkut motor yang parkir sembarangan di sepanjang Jalan Simpang Ulin ke atas truk.

(Baca Juga: Tarif Parkir Kota Tasikmalaya Naik Tiga Kali Lipat, Motor Sampai Rp 3.000, Warga Langsung Protes)

Komandan Pleton Operasional Dishub Kota Banjarmasin, Donny Tri Wahono mengatakan, ini sebagai langkah lanjutan setelah tak diindahkannya peringatan mereka dengan penggembosan ban untuk kendaraan yang parkir sembarangan.

"Ini kali kesekian, kami melakukan tindakan tegas terhadap pengendara di kawasan Jalan Simpang Ulin," tegasnya, dikutip dari Banjarmasinpost.co.id.

Ia menambahkan, dalam razia tersebut setidaknya ada 7 motor yang diamankan petugas Dishub.

Motor yang diangkut truk nantinya dibawa ke Kantor Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin di Jalan Pasir Mas, Kecamatan Banjarmasin Barat.

(Baca Juga: Driver Ojol Parkir Sembarangan Sering Picu Kemacetan, Operator Wajib Buatkan Shelter?)

Lanjutnya, motor tersebut akan diamankan kurang lebih satu hari satu malam.

Ia juga mengatakan, bagi pemilik kendaraan yang hendak mengambil motornya harap membawa STNK dan data diri ke Kantor Dishub Kota Banjarmasin.

"Mereka akan kami lakukan pembinaan," terangnya.

"Tapi bila ke depannya, mereka masih melakukan pelanggaran serupa, kami akan bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk langsung melakukan penilangan," pungkasnya.

(Baca Juga: Dishub Kota Malang Siapkan Pengadaan Mobil Derek dan Kunci Ban, Parkir Sembarangan Bakal Ditindak!)

Salah satu motor yang diangkut adalah milik Junaidi, seorang driver ojek online.

Ia mengaku sedang menunggu pesanan makanan customer saat motor kesayangannya diciduk petugas.

"Saya menunggu orderan. Terus, dengar ada razia, saya pun langsung ke luar. Tapi terlambat karena motor saya sudah keburu diangkut ke atas truk ," ujar Junaidi.

Tak adanya motor membuat ia gagal menyelesaikan 'tugas' mengantar pesanan pelanggan.

Artikel ini telah tayang di Banjarmasinpost.co.id dengan judul "Dishub Banjarmasin Angkut Tujuh Motor, Ada Ojol yang Terpaksa Batalkan Antar Pesanan"