Pasang Kaca Film Saat Musim Hujan, Awas Menggelembung

Wisnu Andebar - Senin, 23 Desember 2019 | 19:10 WIB

Proses pemasangan kaca film (Wisnu Andebar - )

GridOto.com - Tak jarang kita temui kaca film pada mobil yang menggelembung.

Hal ini tentu membuat kaca mobil jadi tidak enak dipandang, dan dapat mengganggu pandangan pastinya.

Ternyata, penyebabnya ada dua faktor, mulai dari pemasangan yang tidak benar, hingga faktor cuaca.

"Jadi menggelembung itu penyebabnya pada saat pemasangan tidak optimal menyerut airnya, sehingga memicu ada gelembung," kata Andrew Benyamin selaku Product Specialist Auto Film Division PT Dharmesta Swasti Mandiri (distributor OEM 3M AutoFilm) kepada GridOto.com di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (23/12/2019).

(Baca Juga: Kaca Belakang Ada Defogger? Enggak Bisa Asal Ganti Kaca Film Sob)

Kondisi ini, kata dia, bisa saja dihilangkan jika lem pada film belum kering sempurna, lem mengering sempurna setelah dua sampai tiga hari.

"Kalau ada udara yang terjebak (menggelembung) dan lem sudah kering, kemungkinan untuk menghilangkannya harus ganti secara keseluruhan," ungkapnya.

Penyebab lain, dijelaskan Andrew, bisa juga karena faktor cuaca, misalnya baru pasang dan lem belum kering sempurna lalu hujan dan suhu dingin sehingga mengembun.

"Karena tidak ada panas matahari, proses pengeringan tidak maksimal, jadi akhirnya lembab dan terbuka lagi lemnya yang belum kering," imbuhnya.

Dia menyarankan, setelah film terpasang untuk dijemur supaya material film dan kaca benar-benar melekat sempurna.

(Baca Juga: Perlu Perhatian Khusus, Ini Tips Pasang Kaca Film di Mobil yang Benar)

Jika cuaca sedang hujan, pemasang harus mengeringkannya maksimal, supaya tidak ada potensi timbul gelembung.

"Bukan berarti tidak boleh memasang film saat musim hujan, namun pemasang harus maksimal mengeringkan air saat pemasangan agar meski kondisi matahari yang minim, melekatnya tetap bisa sempurna," jelasnya.

Soal perawatan kaca film, Andrew memaparkan, sebaiknya bersihkan film menggunakan microfiber.

"Dibersihkan pakai lap yang lembut, bisa pakai microfiber, kadang kan di dalam kabin suka tersentuh tangan, sehingga film berminyak," tutupnya.