Tiga Juri Amerika Serikat Bicara Tren Modifikasi dan Bangkitnya Pesona Mobil Eropa

Ivan Casagrande Momot - Jumat, 22 November 2019 | 16:45 WIB

Dari kanan-kiri, Jovel, Mark dan Junior, perwakilan juri dari USA (Ivan Casagrande Momot - )

Nah pernyataan lebih tegas diungkap Junior yang sukses jadi pionir event Wekfest. Ajang kumpul penggila modifikasi yang sukses terselenggara di Nagoya Jepang, San Jose California, Chicago, Palm Beach Florida hingga Honolulu Hawai.  

"Lama-lama semua orang mulai merambah balik ke mobil mewah Eropa seperti Porsche, BMW M, Mercedes seri AMG atau Ferrari. Juga dengan modifikasi mobil-mobil tua, mobil tahun 50-70an, model muscle car yang diceperin pakai air suspension dan pelek besar. Jadi semacam kumpulan mobil-mobil modifikasi bergaya bagged" buka Junior.

carscoops
Modifikasi Ferrari 812 Superfast garapan Novitec
"Seperti halnya di California ada Mercy tua pada diceperin dan detailnya dibuat jadi keren. Dan karena mobil Jepang pasarnya masih banyak di dunia modifikasi jadi enggak bakal kemana-mana tapi karena lama-lama orang bosen. Mereka mulai merambah ke hal yang lain seperti mobil Eropa dan mobil tua lagi" tambah Junior.

Bicara soal kompetisi di event modifikasi, Junior juga menegaskan soal totalitas modifikasi yang diterapkan. Bukan sebatas mewahnya mobil yang digunakan.  

"Salah satu contoh ada seorang pemilik Nissan GT-R dengan pelek keren dan airide (suspension). Dia kalah dari Nissan (Silvia) S15 dengan facelift, warna baru, mesin RB bawaan yang sudah diswap, juga sederet modifikasi lain. Dia sangat marah bagaimana mobil 100 Ribu USD bisa kalah dari mobil 50 ribu USD" kata Junior.

Aditya Pradifta
Toyota Camry VIP style tampil dengan kabin dan audio glamor
Lebih jauh ia menjelaskan, "Persoalan bukan soal itu (harga mobil) tapi tentang seluruh modifikasi yang dilakukan. Semua part modif yang menempel di mobil berfungsi baik misalnya bagaimana mobil bergaya VIP bisa menampilkan fittment dan offset yang benar itu yang kami nilai" tandasnya.