Ini Kelebihan dan Kekurangan V-Belt Double Teeth di Motor Matic

Muhammad Farhan - Senin, 29 Juli 2019 | 20:15 WIB

CVT Honda Genio tanpa paking kertas (Muhammad Farhan - )

GridOto.com – Sudah menjadi standar motor matic keluaran terbaru, ini kelebihan dan kekurangan penggunaan v-belt model dengan gerigi atas bawah atau double teeth.

Punya nama lain w-cog shape, tapak bagian luar belt yang biasanya rata kini memiliki gerigi.

V-belt sendiri pada dasarnya berfungsi sebagai penerus tenaga mesin menuju roda belakang layaknya rantai.

“Merupakan pengembangan dari v-belt single teeth, tentunya ada kelebihan dan kekurangan dari model double cog ini,” terang Suparmo, Marketing OEM Roda 2 PT Bando Indonesia di Tangerang, Banten.

(Baca Juga: Getaran di Footstep Belakang Terlalu Berasa dan Bikin Kaki Kesemutan? Gini Ngatasinya)

Bukan berfungsi sebagai penggerak komponen lain di bagian luar v-belt, gerigi bagian luar ternyata dibuat untuk tujuan tertentu.

Lebih ke arah performa, bentuk double cog tersebut membuat gerakan v-belt lebih lentur sehingga motor terasa lebih responsif.

MOTOR Plus
Ilustrasi transmisi CVT matic dengan v-belt single cog

Secara konstruksi, gejala v-belt cepat retak juga bisa diminimalisir dengan tambahan gerigi di bagian luar tersebut.

“Kekurangannya, harga jelas lebih mahal dari v-belt single teeth. Selain itu gerigi luar lebih rentan menyimpan kotoran,” tambahnya.

(Baca Juga: Ini Efek yang Terjadi Kalau Nekat Mengisi Oli Mesin Terlalu Banyak)