Busi Mobil Sekarang Pakai Tipe Iridium, Ternyata Begini Alasannya

Ryan Fasha - Rabu, 3 Juli 2019 | 11:00 WIB

busi tipe iridium (Ryan Fasha - )

 

GridOto.com - Busi merupakan komponen pematik api di ruang bakar agar tejadi proses pembakaran mobil tipe bensin.

Oleh karena itu, busi adalah komponen ini penting untuk diperhatikan.

Bila diperhatikan, busi mobil sekarang mayoritas sudah menggunakan tipe iridium lho.

Penggunaan busi tipe iridum ini ternyata ada alasannya.

Iridium merupakan logam mulia sebagai konduktor yang baik untuk menghantarkan tegangan tinggi.

 

Alur U pada busi
(Baca Juga: Gampang Banget Setel Celah Busi Dengan Alat Ini, Cukup Selipkan Saja)

Busi tipe iridium ini memiliki beberapa kelebihan yang tidak dimiliki oleh bahan lainnya.

"Busi tipe iridium ini memiliki kemampuan untuk untuk memercikan api yang besar sehingga membuat proses pembakaran lebih baik," ucap Didi Ahadi selaku Technical Service PT Toyota-Astra Motor (TAM) kepada GridOto.com.

Sementara untuk busi tipe nikel percikan api busi tidak sebaik tipe logam mulia iridium.

Material bahan iridium selain mampu memberikan api busi yang lebih baik, bahan ini juga tahan terhadap temperatur tinggi, titik leleh atau titik lebur yang lebih baik.

Hal ini diungkapkan oleh Diko Oktaviano selaku Technical Support PT NGK Busi Indonesia yang menyebut bahwa bahan Iridium jauh lebih baik dari bahan nikel biasa.

Ryan/GridOto.com
perhatikan gap busi

(Baca Juga: Begini Efek Mesin Kalau Gap Busi Terlalu Rapat dari Setelan Standar)

"Untuk mobil sekarang yang sudah mengadopsi fuel injection canggih pastinya proses pembakaran harus sempurna sehingga efisiensi bahan bakar dan tenaga yang dihasilkan juga harus besar, disini busi dengan bahan iridium lebih baik," ucap Diko.

Selain itu, api yang fokus dihasilkan juga dari bentuk iridium yang lancip.

Sebagai contoh, busi NGK iridium memiliki diameter elektroda hanya 0,6 mm.

Untuk nikel biasanya berdiameter 2 sampai 2,5 mm.

Ketahanan busi juga lebih baik karena klaim dari pabrikan busi, tipe iridium mampu bertahan lebih lama dibanding dengan tipe nikel.