Beli Mobil Baru Agar Bisa Dipakai Mudik Lebaran? Begini Saran dari Daihatsu

Muhammad Ermiel Zulfikar - Sabtu, 11 Mei 2019 | 05:00 WIB

Daihatsu Grand New Xenia 2019 (Muhammad Ermiel Zulfikar - )

GridOto.com - Hari raya Idul Fitri jadi momen paling dinanti untuk pulang ke kampung halaman dan berkumpul bersama sanak keluarga yang dikenal dengan tradisi mudik.

Apalagi pulangnya dengan mengendarai mobil baru, tentu ini menjadi impian bagi sebagian besar masyarakat.

Tak heran, para Agen Pemegang Merek (APM) optimis permintaan akan kendaraan penumpang naik secara drastis selama momen tersebut.

Namun memasuki bulan puasa seperti saat ini menimbulkan pertanyaan, mengenai kapan waktu yang tepat untuk membeli mobil agar bisa dipakai mudik ke kampung halaman nantinya.

(Baca Juga : Mobil Baru Sigra Antar Penjualan Daihatsu Hingga ke Level 60 Ribu Unit, Tapi..) 

Menjawab pertanyaan itu, Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Amelia Tjandra, coba memberikan skema waktu pengiriman mobil dari mulai pembelian hingga bisa digunakan di jalan.

"Kalau yang membeli cash itu lebih gampang apalagi yang ready stok. Cuma untuk dapat STNK-nya harus tunggu lagi kan, itu kurang lebih sekitar satu minggu," kata wanita yang akrab disapa Amel ini, Kamis (9/5/2019).

"Sedangkan kalau yang kredit itu agak sedikit lama, biasanya proses untuk pembayaran dan leasing approval itu kira-kira paling tidak membutuhkan waktu satu minggu (agar mobil dikirimkan)," imbuhnya saat berada di kawasan Sunter, Jakarta Utara.

Hal senada diungkapkan Hendrayadi Lastiyoso, Marketing and CR Division Head PT Astra International - Daihatsu Sales Operation (AI-DSO).

(Baca Juga : Inden Mengular, Jangan Harap Bisa Mudik Bareng Keluarga Naik Daihatsu Terios Baru) 

Ia menambahkan, minggu awal puasa jadi momen yang pas untuk membeli mobil baru agar bisa digunakan saat Lebaran nanti.

"Mestinya mereka yang membeli untuk kebutuhan Lebaran, harusnya sih di minggu-minggu ini (awal Mei), supaya mereka bisa mengejar untuk mendapatkan STNK-nya,"
tambah Hendrayadi.

"Jadi kalau bisa sih dua minggu sebelumnya, kalau mepet-mepet Lebaran kan nanti Samsatnya juga libur Lebaran," tutupnya.