Penjualan LCGC di Indonesia Mulai Lesu, TAM: Trennya Sudah Lewat

Naufal Shafly - Kamis, 14 Maret 2019 | 08:30 WIB

ilustrasi mobil LCGC (Naufal Shafly - )

GridOto.com - Segmen Low Cost Green Car (LCGC), di Indonesia kini bisa dikatakan tak lagi sebesar dulu.

Berdasarkan data Gaikindo, selama 2018 penjualan LCGC tercatat hanya sebanyak 230.443 unit.

Sebagai produsen yang turut bermain di LCGC, PT Toyota-Astra Motor (TAM) mengkaui segmen ini pamornya telah menurun di Indonesia.

"LCGC mungkin trennya sudah lewat, jadi kami lihat tren komposisi market sekitar 20 persen untuk satu atau dua tahun ini," ucap Anton Jimmy, Direktur Marketing PT TAM.

(Baca Juga : Penjualan LCGC Toyota di 2018 Lesu, Tak Seindah Tahun Sebelumnya)

Untuk produknya, Anton mengaku TAM masih mengandalkan Calya di segmen mobil ramah lingkungan ini.

Ia mengatakan, penjualan Calya bisa dua kali lipat lebih besar ketimbang sang 'adik' Toyota Agya.

"Calya penjualannya sekitar 5.000-6.000 unit perbulan, sedangkan Agya hanya 3.000 unit. Porsinya memang lebih besar 7-seater," ungkapnya.

"Memang market Indonesia lebih menyukai kendaraan 7-seater, apapun segmennya," tutupnya.