Wow! Sudah Berusia 97 Tahun, Pangeran Philip Mau Nyetir Mobil F1?

Fendi - Minggu, 20 Januari 2019 | 20:41 WIB

Pangeran Philip dan Ratu Elizabeth II (Fendi - )


GridOto.com – Beberapa hari lalu Pangeran Philip menjadi bahan berita karena kecelakaan, kini pria berusia 97 tahun itu kabarnya akan mengendarai mobil F1.

Suami Ratu Elizabeth II ini kecelakaan saat mengendarai mobil dan melibatkan dua wanita serta balita.

Kemudian Pangeran Philip tertangkap kamera saat mengendarai mobil tanda sabuk pengaman.

Kini muncul kabar juga kalau Pangeran Philip akan mengendarai mobil F1 milik tim Williams.

(Baca Juga : Usai Kecelakaan, Pangeran Philip Menyetir Enggak Pakai Sabuk Pengaman)

Dipantau GridOto.com dari suffolkgazette.com, Pangeran Philip digambarkan sebagai pembalap yang “hebat dan tak kenal takut”.

Ia akan melakukan debut F1 ketika musim 2019 dimulai di Australia pada bulan Maret.

Seorang sumber yang dekat dengan Claire Williams, deputy principal tim Williams mengatakan, “Phil telah sibuk tes di Norfolk selama liburan musim dingin.”

Twitter/WilliamsRacing
Inilah mobil F1 tim Williams yang dites Robert Kubica pada akhir musim 2018

"Dia telah membuat beberapa waktu yang mengesankan, dengan hanya satu atau dua benturan kecil di sepanjang jalan,” lanjutnya.

"Karena dia menikah dengan Ratu, kami berharap minat media yang meningkat pada tim kami, dan berharap untuk menarik sponsor baru juga," sebut sang sumber.

Orang dalam tim mengatakan, Range Rover telah melangkah maju sebagai mitra komersial potensial.

Para kritikus mengatakan Pangeran Philip yang kini berusia 97 tahun tidak lebih dari seorang pembalap pemula yang bisa membahayakan orang lain di trek.

(Baca Juga : Terpuruk di F1 2018, Tim Williams Tidak Mau Salahkan Keuangan)

"Tidak," jelas juru bicara tim Williams.

Twitter.com/ EU_Today
Pangeran Philip tertangkap kamera kendarai Land Rover di jalan raya tanpa sabuk pengaman

"Sudah diketahui bahwa protokol kerajaan mengharuskan Anda untuk tetap tak jauh di belakang The Duke setiap saat,” imbuhnya.

"Kita tidak bisa menunggu untuk melihat frustrasi di wajah Lewis Hamilton,” ujarnya.

"Satu-satunya kekhawatiran kami adalah Yang Mulia akan kehilangan arah di sirkuit dan salah jalan," tutup pernyataan itu.

Wah, apa benar ya? Kita tunggu saja kabarnya ketika balap F1 2019 dimulai di Australia pada 15-17 Maret nanti.