Cara Kerja Fitur Kontrol Kestabilan untuk Keselamatan Mobil

Radityo Herdianto - Senin, 19 November 2018 | 12:51 WIB

Butuh berkendara agresif? Silahkan matikan fitur stability control yang ada di sisi kanan dasbor (Radityo Herdianto - )

GridOto.com-Fitur kontrol kestabilan pada mobil memiliki peran penting untuk keselamatan berkendara.

Dengan fitur kontrol kestabilan pengemudi bisa menjaga pengendalian mobil pada jalurnya ketika melewati jalan yang licin atau kondisi manuver mendadak.

"Sistem kontrol traksi dan kontrol kestabilan atau electronic stability program (ESP) bekerja berdasarkan pada sistem ABS," buka Ken Humphreys, Technical Specialist Chassis Systems Control BOSCH Australia kepada GridOto.com (13/11).

Lantas bagaimana cara kerja fitur kontrol kestabilan ini?

Radityo Herdianto
Sensor pintar ESP® mengecek kesesuaian arah laju mobil dengan arah kemudi pengendara hingga 25 kali

(BACA JUGA: Ini Beda Naik Mobil dengan Kontrol Kestabilan Aktif vs Nonaktif)

Kontrol kestabilan menggunakan tiga sensor utama, yakni steering sensor, corner sensor, dan yang terpenting adalah yaw sensor.

Steering sensor mendeteksi besaran putaran sudut setir mobil apakah sesuai dengan toleransi laju mobil.

Kemudian corner sensor mendeteksi sudut kemiringan mobil ketika sedang berada di posisi menikung.

Kedua sensor ini mendukung kinerja dari sensor yaw yang mendeteksi seberapa besar pergeseran struktur mobil yang melenceng dari sumbunya atau batas toleransi ketika berbelok.

"Sensor kontrol kestabilan BOSCH mengecek hingga 25 kali per detik apakah mobil sudah benar-benar melaju sesuai dengan arah kemudi pengendara," ujar Ken Humphreys.