Otoseken: Tips Memeriksa Transmisi Otomatis Mobil Bekas

Taufan Rizaldy Putra - Kamis, 4 Oktober 2018 | 16:05 WIB

Ilustrasi transmisi matic (Taufan Rizaldy Putra - )

GridOto.com - Saat akan meminang mobil bekas bertransmisi matic, salah satu hal yang menjadi perhatian adalah kinerja transmisinya.

Karena jika tak teliti dan mendapat mobkas matic dengan kondisi transmisi bermasalah, bisa jadi Anda mengeluarkan biaya yang cukup besar.

Dalam menentukan layak atau tidaknya sebuah mobkas matik dibeli, perlu ada tinjauan yang seksama.

Baik dengan melihat langsung atau melakukan test drive, ini tips dari Otoseken untuk mendeteksi kondisi transmisi mobkas.

Lihat dan Cermati

Anton/GridOto.com
Ilustrasi melihat kolong mobil

Periksa bagian kolong transmisi, dan pastikan tak ada kebocoran oli.

(BACA JUGA: Avanza Rajai Penjualan Toyota pada September, Model Baru Ini Mulai Menyusul)

Memang ada kemungkinan rembesan oli sudah dibersihkan lebih dulu oleh penjual mobil tapi biasanya kebocoran ini tetap bisa dideteksi.

Kesehatan transmisi juga bisa diketahui melalui kondisi oli transmisi otomatis (ATF).

Silahkan cermati warna, bau, dan kandungan olinya. Cabut dipstick oli transmisi dan perhatikan kondisi cairannya.

Jika berwarna bening, maka transmisi masih normal. Namun jika sudah berwarna kecokelatan bisa jadi kampas kopling sudah mulai aus dan harus mengganti oli transmisi.

Cek oli transmisi otomatis dengan dipstick