Mobil Baru Akan Dijual Lebih Mahal Karena Dolar Sudah Rp 15.000?

Taufan Rizaldy Putra - Rabu, 5 September 2018 | 14:58 WIB

Ilustrasi pameran mobil-mobil baru (Taufan Rizaldy Putra - )

GridOto.com - Hingga saat artikel ini ditulis (5/9/2018), nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat sudah mencapai angka Rp 15.055.

Penguatan dolar disebabkan oleh naiknya pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat di triwulan kedua sebesar 4,2% (quarter on quarter) dibandingkan estimasi sebelumnya sebesar 4% (quarter on quarter).

Penguatan dolar tersebut tentu saja berdampak besar terhadap industri yang banyak mengandalkan komponen impor, salah satunya otomotif.

Tak ayal, sudah ada APM (Agen Pemegang Merek) yang mulai mengatur harga jual produk-produk mereka.

(BACA JUGA: Presiden Joko Widodo Apresiasi Ekspor Toyota yang Mencapai 1 Juta Unit)

Dio / GridOto.com
Mitsubishi dipastikan naik harga per 1 Agustus 2018

Salah satunya adalah Mitsubishi yang sudah mulai menaikkan harga beberapa produk mereka per 1 Agustus 2018.

Imam Choirul Yahya, Head of Sales and Marketing Group MMKSI dalam salah satu kesempatan menyatakan bahwa penggunaan komponen pada produk Mitsubishi masih belum sepenuhnya lokal, sehingga masih ada komponen impor yang menggunakan mata uang asing.

Meski begitu, beberapa APM masih belum berencana untuk menaikkan harga produk mereka, contohnya Toyota dan Wuling.

Taufiq JF/GridOto
Toyota belum merencanakan kenaikkan harga

"Toyota masih melihat dan mempelajari dampak dari pelemahan rupiah terhadap dolar ini pada keseluruhan bisnis Toyota, jadi belum ada rencana perubahan harga kendaraan Toyota hingga saat ini," ujar Rouli Sijabat, Public Relations Manager PT Toyota-Astra Motor.