Masih Suka Campur-campur Bensin di Motor? Kenali Dampaknya

Luthfi Anshori - Senin, 21 Mei 2018 | 12:12 WIB

ilustrasi isi bahan bakar pada motor (Luthfi Anshori - )



GridOto.com - Enggak sedikit bikers yang masih suka mencampur-campur jenis bahan bakar di motor, umumnya mencampur bensin oktan rendah, dengan bensin yang oktannya lebih tinggi.

Alasannya beragam, dari yang enggak mau antre lama, hingga yang meyakini khasiat mencampurkan beberapa jenis bahan bakar di motornya.

Lantas apa dampaknya jika kita sering mencampur bahan bakar di motor?

"Saya enggak menyarankan mencampur bahan bakar beda nilai oktan apalagi sampai lintas merek," buka Mulyono, Workshop Head Wahanaartha Ritelindo (WARI) kepada GridOto.com.

(BACA JUGA: Di antara Dua Desain Ini, Menurut Kamu Mana yang Cocok Jadi Yamaha R25 Facelift?)



"Sebab, masing-masing jenis bensin sudah memiliki zat aditif, kalau kecampur bisa berdampak terhadap performa motornya," tambahnya di Ciputat, Tangerang Selatan.

Mulyono mengambil contoh dampak yang paling terasa jika kita sering mencampur bahan bakar.

"Tarikan motor jadi kurang responsif, berbeda ketika kita konstan memakai bensin dengan nilai oktan 92 atau 90," tambahnya.

Selain itu, pencampuran bahan bakar beda oktan, bakal berdampak terhadap komponen mesin.

(BACA JUGA: Sebelum Motor Dikirim ke Kampung Halaman Pakai Jasa Ekspedisi, Persiapkan Hal Ini Dulu, Bro)


"Nanti kelihatan di karburator atau throttle body ada bercak-bercak hitam dan di ruang bakar akan lebih banyak kerak," pungkasnya.

Catat, tuh bro.