"Lima tahun belakangan inilah rusak parah. Sebenarnya, sudah pantas untuk diperbaiki. Aspalnya juga sudah 10 tahunan, drainase lebih dari 20 tahun tidak diperbaiki," ucap Aris.
Ia juga mengungkapkan bahwa pihak dusun sudah berkali-kali melayangkan usulan pembangunan, namun belum pernah mendapat tanggapan nyata.
Akibatnya, kecelakaan lalu lintas dan genangan banjir saat hujan deras sudah menjadi makanan sehari-hari bagi para pengguna jalan.
"Kami sudah sering kali mengajukan, bahkan dua kali lebih kami mengajukan, cuma tidak ada tindakan. Ya kami kalau ada, ya, kami timbun. Semampu kami kalau ada bantuan dari donatur, timbun lagi," ujar Aris.