Pengguna Suzuki Thunder dkk Waswas, SPBU Akan Tolak Layani Motor Bertangki Monster

By , Selasa, 21 Juli 2026 | 13:05 WIB

Ilustrasi SPBU Pertamina menolak melayani pembelian Pertalite pengguna motor bertangki besar modifikasi atau siluman (Gemini AI)

GridOto.com - Nampaknya para pengguna Suzuki Thunder dan kawan-kawan (dkk) bakal waswas dengan kebijakan baru beberapa SPBU Pertamina.

Karena Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Barat (Kalbar) memastikan motor bertangki monster atau modifikasi tidak lagi akan dilayani saat membeli Pertalite di SPBU.

Kebijakan tersebut dijalankan bersamaan dengan penertiban kendaraan yang memakai tangki tidak sesuai standar dan pelanggaran lain dalam pembelian BBM subsidi melalui Program Subsidi Tepat.

Pelanggar tidak hanya ditolak saat mengisi BBM, tetapi juga berisiko kehilangan akses pembelian karena QR Code Subsidi Tepat miliknya akan diblokir.

Sales Area Manager Pertamina Patra Niaga Wilayah Kalbar, Widhi Tri Adhi Hidayat mengatakan, penertiban motor bertangki siluman telah berlangsung secara berkelanjutan di seluruh Kalbar.

"Di Kalbar, kami sudah dan terus melakukan penertiban terhadap kendaraan yang tangkinya tidak standar atau dimodifikasi," ujar Widhi dikutip dari TribunPontianak, (18/7/26).

Selain menyasar kendaraan bertangki modifikasi, Pertamina juga menindak kendaraan yang terbukti melakukan pengisian berulang maupun menggunakan QR Code yang tidak sesuai dengan identitas kendaraan.

Pertamina turut menggandeng aparat kepolisian dalam mengawasi penyalahgunaan BBM subsidi di lapangan.

Koordinasi tersebut dilakukan setelah aparat mengungkap dugaan penyalahgunaan Pertalite di kawasan SPBU Kota Baru, Jalan Prof. M. Yamin, Pontianak pada dini hari, (10/7/26).

Polisi menyita 37 jeriken berisi Pertalite dan sebuah motor yang telah dimodifikasi menggunakan tangki siluman dari lokasi yang diduga menjadi tempat penimbunan BBM.

Baca Juga: Viral Suzuki Thunder Tangki Gemuk Isi Pertalite di SPBU, Apakah Boleh Ditolak?

Larangan isi BBM pakai Suzuki Thunder ((Kompas.com/Adityo))

Pertamina menyiapkan sanksi bagi kendaraan yang melanggar aturan pembelian BBM subsidi.