Saat ini layanan tersebut tersedia di wilayah Jabodetabek dan Surabaya.
Produk kredit mobil listrik bekas tersebut menawarkan tenor hingga 48 bulan dengan suku bunga mulai 0,6 persen per bulan.
Konsumen juga dapat mengajukan pembiayaan dengan uang muka (down payment/DP) mulai 35 persen.
Kehadiran kedua produk tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk menjawab meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan listrik, seiring berkembangnya infrastruktur pendukung dan berbagai kebijakan pemerintah yang mendorong transisi menuju kendaraan rendah emisi.
Rudy menegaskan, BFI Finance akan terus memperluas kolaborasi dengan berbagai komunitas maupun mitra strategis guna meningkatkan literasi masyarakat terkait pembiayaan kendaraan listrik.
"Ke depan, kami akan terus menjalin kolaborasi dengan berbagai komunitas maupun mitra strategis untuk memperluas edukasi mengenai pembiayaan mobil listrik. Kami berharap BFI Finance dapat berkontribusi terhadap percepatan adopsi kendaraan listrik di Indonesia sekaligus menghadirkan solusi pembiayaan yang inovatif dan mudah diakses oleh masyarakat," tutup Rudy.