Tidak Sembarangan, Pelatihan Ini Mengurangi Risiko Saat Mobil Diderek

By Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:35 WIB

Pelatihan derek untuk meningkatkan kompetensi petugas (Korlantas)

GridOto.com- Menderek kendaraan rusak atau akibat pelanggaran tidak bisa sembarangan.

Harus ada prosedur yang benar agar kendaraan yang diderek tidak mengalami kerusakan.

Untuk meminimalkan kerusakan itu, Korlantas melakukan Pelatihan mobil angkutan derek di Taman Lalu Lintas Bumi Perkemahan dan Taman (Buperta) Cibubur, Jakarta, Jumat (10/7).

Kegiatan diikuti personel lalu lintas dari berbagai Polda.

Tujuannya meningkatkan kompetensi personel dalam mengoperasikan mobil derek kecil maupun derek besar.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi teori dan praktik pengoperasian mobil derek kecil maupun derek besar.

Peserta dibekali kemampuan mengemudikan kendaraan derek, mengoperasikan peralatan pendukung, hingga teknik evakuasi berbagai jenis kendaraan yang mengalami gangguan di jalan.

Aiptu Yuda perwakilan Ditlantas Polda Jawa Timur mengatakan materi yang diberikan instruktur memberikan wawasan baru.

Baca Juga: Gratis Sampai Exit Tol, Simak Aturan dan Tarif Resmi Derek Jasa Marga

Khususnya dalam menangani kendaraan bertransmisi otomatis maupun kendaraan listrik yang mengalami kondisi roda terkunci.

“Dilatih mulai dari cara mengemudikan mobil derek, mengoperasikan alat-alat derek, hingga penanganan kendaraan listrik atau mobil matik yang mengalami lock (terkunci),” ujarnya.

Menurutnya, pelatihan tersebut sangat relevan dengan kebutuhan di lapangan.

Ia menjelaskan bahwa personel di wilayahnya kerap menghadapi kendaraan listrik maupun kendaraan bertransmisi otomatis yang tidak dapat bergerak akibat sistem penguncian roda (wheel lock).

Kondisi tersebut membutuhkan teknik evakuasi dan penanganan yang tepat agar kendaraan dapat dipindahkan dengan aman tanpa menimbulkan kerusakan.

Hal senada disampaikan Aiptu Sudarmono dari Polres Karo, Polda Sumatera Utara.

Ia menilai pelatihan tersebut sangat bermanfaat mengingat wilayahnya kerap menangani kendaraan angkutan berat yang mengalami kerusakan di jalur wisata maupun jalan utama.

“Di wilayah kami cukup banyak kendaraan bertonase besar seperti truk fuso dan colt diesel yang mengalami kerusakan, baik patah as, gangguan rem maupun kerusakan mesin. Kondisi tersebut sering memicu kemacetan panjang sehingga kemampuan pengoperasian mobil derek menjadi sangat penting,” kata Aiptu Sudarmono.

Karena itu, ia berharap ke depan satuan kewilayahan dapat didukung dengan unit derek berkapasitas besar agar proses evakuasi kendaraan berlangsung lebih cepat dan tidak mengganggu arus lalu lintas.