Sopir Bus PT Pelangi Pengecut, Kabur Usai Tragedi Maut Cabut Dua Nyawa di Tol Permai Riau

By , Selasa, 07 Juli 2026 | 19:30 WIB

Bus PT Pelangi Atra Kana alami kecelakaan maut tabrak truk tronton melaju searah di depannya di KM 2 tol Pekanbaru-Dumai, Riau, (7/7/26) (Dok. Ditlantas Polda Riau)

GridOto.com - Sikap pengecut ditunjukan sopir bus PT Pelangi Atra Kana yang kabur usai alami tragedi maut di tol Pekanbaru-Dumai, Riau.

Bus berpelat nomor BL 7641 JK tersebut alami kecelakaan hingga bodi kiri terkelupas dengan truk tronton berpelat nomor BK 8050 GU sekitar pukul 05:40 WIB, (7/7/26).

Dirlantas Polda Riau, Kombes Jeki Rahmat Mustika, mengatakan dalam peristiwa itu terdapat 18 orang korban.

"Dari 18 orang korban, dua orang di antaranya meninggal dunia, sementara korban luka-luka 16 orang," kata Jeki melalui pesan WhatsApp, (7/7/26) dilansir dari Kompas.com.

Dua korban meninggal dunia, sebut dia, bernama Ibrahim Yafi Al Arumi (2) dan Ainul Mardiah (58).

Adapun penyebab kecelakaan diduga karena pengemudi bus Pelangi tertidur atau microsleep.

"Berdasarkan olah TKP, pengemudi bus diduga tertidur saat mengendarai kendaraan sehingga menabrak bagian belakang truk," ungkap Jeki.

Jeki menjelaskan, bus Pelangi melaju dari arah Batin Solapan, Kabupaten Bengkalis, menuju Pekanbaru.

Sesampainya di Km 2, pengemudi bus diduga microsleep sehingga menabrak bagian belakang truk tronton yang melaju searah di depannya.

Benturan keras menyebabkan truk keluar dari badan jalan hingga terperosok ke dalam parit.

Baca Juga: Petaka Pulang Mendaki Gunung Lawu, Bus Rombongan 55 Pendaki Berubah Compang-camping Parah

Sementara bagian depan bus mengalami rusak berat.

Begitu mendapat informasi, personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau bersama Tim Lalu Lintas PT Hutama Karya bergegas ke lokasi.

Petugas mengevakuasi para korban ke rumah sakit dan mengatur arus lalu lintas agar tetap aman dan lancar.

"Petugas mengevakuasi para korban dari dalam bus, memberikan pertolongan pertama, mengamankan lokasi kejadian, mengatur arus lalu lintas, serta membantu proses evakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan," terang Jeki.

"Sementara pengemudi bus kabur dari lokasi kejadian, saat ini dalam pencarian," ungkapnya.

Petugas juga melakukan pendataan identitas korban, mengamankan barang bukti, serta berkoordinasi dengan Unit Gakkum Satlantas Polresta Pekanbaru untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

"Fokus utama petugas adalah menyelamatkan korban secepat mungkin, memberikan pertolongan pertama, mengamankan lokasi kejadian, serta memastikan arus lalu lintas tetap terkendali agar tidak terjadi kecelakaan susulan," beber Jeki.

Jeki mengimbau seluruh pengguna jalan tol agar senantiasa mematuhi aturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan selama berkendara.

"Manfaatkan rest area yang telah tersedia untuk beristirahat," ucap Jeki.