Benturan keras membuat mobil patroli bergeser beberapa meter.
Sunaryo yang berada di sisi mobil patroli tak sempat menghindar dan terpental akibat dorongan yang ditimbulkan tabrakan tersebut.
"Kalau dilihat dari CCTV, ada anggota yang tiba-tiba hilang dari samping mobil. Setelah dicek ternyata Pak Kapolsek yang terpental akibat mobil patroli ditabrak," tutur Didik.
Sunaryo mengatakan penyekatan dilakukan setelah pihaknya menerima informasi mengenai pergerakan minibus hitam yang mengarah ke wilayah hukum Polsek Baradatu.
"Kami menyiapkan penghadangan menggunakan sedan patroli Polsek Baradatu. Namun yang bersangkutan berusaha meloloskan diri dan menabrak kendaraan patroli," terangnya.
"Mobil patroli bergeser sekitar 2,5 meter dan saya terpental akibat benturan tersebut," ungkap Sunaryo.
Meski sempat terpental, Sunaryo hanya mengalami luka ringan pada bagian kaki.
Kondisinya dipastikan sehat dan tidak mengalami cedera serius setelah mendapatkan pemeriksaan.
“Alhamdulillah AKP Sunaryo tidak mengalami luka berat usai penghadangan terduga pelaku kemarin,” ujar Didik.
Baca Juga: Toyota Avanza Melawan Petugas, Diadang Tetap Nekat Melaju Lawan Arus di Tol Arah Bandara Soetta
Kasus ini merupakan rangkaian pengembangan pengungkapan jaringan narkoba di Way Kanan.
Sebelumnya, polisi menangkap MU alias Midin (43) di Kampung Karang Umpu, Kecamatan Blambangan Umpu.
Dari penangkapan tersebut, petugas menyita sabu seberat 8,77 gram bruto, puluhan plastik klip kosong, timbangan digital, alat bantu penggunaan narkoba, serta telepon genggam yang diduga terkait aktivitas peredaran.