Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Tubuh Kapolsek Baradatu Mental, Terhempas Mobil Patroli saat Kepung Daihatsu Terios Hitam

Irsyaad W - Selasa, 9 Juni 2026 | 16:30 WIB
Ilustrasi penangkapan jaringan narkoba yang menaiki Daihatsu Terios hitam di Way Kanan, Lampung namun berhasil lolos setelah menabrak mobil patroli hingga membuat tubuh Kapolsek Baradatu, AKP Sunaryo terpental
Gemini AI
Ilustrasi penangkapan jaringan narkoba yang menaiki Daihatsu Terios hitam di Way Kanan, Lampung namun berhasil lolos setelah menabrak mobil patroli hingga membuat tubuh Kapolsek Baradatu, AKP Sunaryo terpental

GridOto.com - Sebuah Daihatsu Terios warna hitam dikejar dan dikepung Polisi di kabupaten Way Kanan, Lampung.

Namun Terios tersebut berkelit dan menghantam mobil patroli Polisi yang mengejarnya.

Nahas, tubuh Kapolsek Baradatu, AKP Sunaryo ikut terpental karena berdiri di samping mobil patroli, (5/6/26).

Pengejaran terhadap Terios hitam tersebut karena diduga ditumpangi pelaku jaringan narkoba.

Kapolres Way Kanan, Didik Kurnianto menjelaskan pengadangan dilakukan setelah Satresnarkoba Polres Way Kanan mengembangkan penyidikan dari sejumlah tersangka yang lebih dulu ditangkap.

"Dari hasil pengembangan terhadap tersangka NS dan ECR, ada informasi salah satu pelaku lain melarikan diri menggunakan Terios warna hitam," terang Didik, (8/6/26).

Informasi itu langsung ditindaklanjuti dengan pengejaran.

Tim Satresnarkoba kemudian berkoordinasi dengan Polsek Baradatu untuk mempersempit jalur pelarian Terios hitam yang dicurigai membawa pelaku narkoba tersebut.

Di Jalan Lintas Sumatera, tepat di depan Mapolsek Baradatu, petugas menempatkan mobil patroli melintang sebagai penghalang.

Namun pengemudi Terios memilih menerobos daripada berhenti.

Baca Juga: Heboh Kejar-kejaran Yaris Vs Polisi di Jalan Tol, Bermula Aksi Sadis Sopir di Bogor

Cuplikan video pengejaran pelaku jaringan narkoba di Way Kanan, Lampung  yang kabur menggunakan Daihatsu Terios hitam dan menabrak mobil patroli
Facebook/@Babenya Zidane
Cuplikan video pengejaran pelaku jaringan narkoba di Way Kanan, Lampung yang kabur menggunakan Daihatsu Terios hitam dan menabrak mobil patroli

"Mobil patroli diposisikan melintang di Jalan Lintas Sumatera, tepat di depan Mapolsek Baradatu. Namun kendaraan tersebut tetap menerobos dan menabrak bagian belakang mobil patroli,” ujar Didik.

Benturan keras membuat mobil patroli bergeser beberapa meter.

Sunaryo yang berada di sisi mobil patroli tak sempat menghindar dan terpental akibat dorongan yang ditimbulkan tabrakan tersebut.

"Kalau dilihat dari CCTV, ada anggota yang tiba-tiba hilang dari samping mobil. Setelah dicek ternyata Pak Kapolsek yang terpental akibat mobil patroli ditabrak," tutur Didik.

Sunaryo mengatakan penyekatan dilakukan setelah pihaknya menerima informasi mengenai pergerakan minibus hitam yang mengarah ke wilayah hukum Polsek Baradatu.

"Kami menyiapkan penghadangan menggunakan sedan patroli Polsek Baradatu. Namun yang bersangkutan berusaha meloloskan diri dan menabrak kendaraan patroli," terangnya.

"Mobil patroli bergeser sekitar 2,5 meter dan saya terpental akibat benturan tersebut," ungkap Sunaryo.

Meski sempat terpental, Sunaryo hanya mengalami luka ringan pada bagian kaki.

Kondisinya dipastikan sehat dan tidak mengalami cedera serius setelah mendapatkan pemeriksaan.

“Alhamdulillah AKP Sunaryo tidak mengalami luka berat usai penghadangan terduga pelaku kemarin,” ujar Didik.

Baca Juga: Toyota Avanza Melawan Petugas, Diadang Tetap Nekat Melaju Lawan Arus di Tol Arah Bandara Soetta

Kasus ini merupakan rangkaian pengembangan pengungkapan jaringan narkoba di Way Kanan.

Sebelumnya, polisi menangkap MU alias Midin (43) di Kampung Karang Umpu, Kecamatan Blambangan Umpu.

Dari penangkapan tersebut, petugas menyita sabu seberat 8,77 gram bruto, puluhan plastik klip kosong, timbangan digital, alat bantu penggunaan narkoba, serta telepon genggam yang diduga terkait aktivitas peredaran.

Pengembangan penyidikan kemudian mengarah kepada NS dan ECR.

Saat menggeledah rumah ECR, polisi menemukan sabu seberat 24,06 gram bruto yang disembunyikan di dalam celana dan karpet kamar.

Sementara itu, pengemudi Terios yang menabrak mobil patroli masih dalam pengejaran.

Polisi telah mengamankan kendaraan yang ditinggalkan pelaku di wilayah Kampung Banjar Masin, Kecamatan Baradatu, sebagai barang bukti penyidikan.

"Benar, itu pengembangan. Ada tiga orang yang terlebih dahulu kami amankan,” tegas Didik.

Ia menegaskan Polres Way Kanan akan terus memburu pelaku yang terlibat serta memperkuat penindakan terhadap jaringan narkotika di wilayah tersebut.

"Ini merupakan komitmen kami dalam mengantisipasi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika sekaligus menindaklanjuti arahan Kapolda Lampung untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif," tandasnya.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa