Penasaran Terjawab, Ini Sebab Harga Pertamax Turbo dan Dexlite Cs Naik Saat Minyak Dunia Merosot

By , Senin, 20 April 2026 | 10:30 WIB

Harga Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex naik per 2 Agustus 2024 (Radityo Herdianto / GridOto.com)

Menurut dia, kenaikan harga BBM saat ini merupakan konsekuensi dari lonjakan harga minyak dunia yang terjadi sejak konflik antara AS, Israel, dan Iran pecah pada akhir Februari 2026.

Selama periode tersebut, pemerintah menahan harga BBM, baik subsidi maupun nonsubsidi, agar tidak langsung membebani masyarakat.

"Sekarang MOPS-nya sudah naik. Kalau tidak disesuaikan, akan memberatkan badan usaha karena ini bukan BBM subsidi," kata Saleh.

Meski Iran sempat membuka Selat Hormuz, kebijakan itu tidak berlangsung lama.

Kurang dari 24 jam kemudian, jalur tersebut kembali ditutup sebagai respons atas blokade AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Situasi ini menunjukkan ketidakpastian geopolitik masih tinggi dan berpotensi terus memengaruhi harga energi global.

Pemerintah pun berharap konflik di Timur Tengah segera mereda agar stabilitas ekonomi dunia dapat pulih.

"Kami berharap krisis Timur Tengah segera berakhir agar ekonomi dunia kembali normal," tuturnya.

Baca Juga: Harga Pertamax Turbo dan Solar Non Subsidi Melambung Hingga Rp 9.400

Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia, mengatakan kenaikan BBM nonsubsidi di Indonesia sejalan dengan dinamika global akibat konflik AS, Israel, dan Iran.

Dia mengatakan, Indonesia bukan satu-satunya negara yang merespons kondisi tersebut dengan menaikkan harga BBM nasionalnya.

Sejumlah negara tetangga bahkan sudah lebih dulu menaikkan harga BBM dengan besaran yang cukup tinggi.

"Kita memahami penyesuaian harga BBM nonsubsidi merupakan bagian dari mekanisme yang mengikuti dinamika harga minyak dunia dan nilai tukar, sehingga ini merupakan respons terhadap kondisi pasar global," ujarnya, sebagaimana dilansir Kompas.com, (18/4/26).