GridOto.com - Lonjakan harga energi global dikarenakan konflik di Timur Tengah sudah mulai terasa di kawasan Asia.
Di Hong Kong, harga bahan bakar minyak (BBM) dilaporkan jadi yang tertinggi di dunia, dipicu terganggunya pasokan energi global akibat konflik yang melibatkan Iran.
Melansir Kompas.com, harga bensin di pusat keuangan tersebut mencapai sekitar 15,6 dollar AS per galon.
Kalau dikonversi dengan kurs Rp 17.006 per dollar AS, angka itu setara kurang lebih Rp 265 ribu per galon, atau melampaui Rp 70 ribu per liter.
Kenaikan ini tak lepas dari melonjaknya harga minyak dunia dalam beberapa pekan terakhir.
Konflik antara Iran dan negara-negara Barat mengganggu distribusi energi global, terutama di Selat Hormuz jalur vital yang dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak dunia.
Ketergantungan tinggi kawasan Asia terhadap impor energi dari Timur Tengah membuat dampaknya terasa signifikan.
Di Hong Kong, lonjakan harga BBM berpotensi meningkatkan tekanan inflasi sekaligus memperbesar biaya logistik lintas sektor.
Baca Juga: Ada BBM Baru, Ilmuwan China Temukan Cara Olah Emisi Karbondioksida Jadi Bensin
Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh pengguna kendaraan pribadi, tetapi juga dunia usaha secara luas, yang pada akhirnya bisa memicu kenaikan harga barang dan jasa kebutuhan sehari-hari.
| Editor | : | Panji Nugraha |
KOMENTAR