Isu Boikot Pajak Kendaraan Menguat, Kondisi Samsat di Jateng Jadi Sorotan

By , Jumat, 27 Februari 2026 | 16:45 WIB

Kolom opsen PKB dan BBNKB sudah bertambah di kolom pajak STNK kendaraan bermotor (Irsyaad W/GridOto)

GridOto.com - Ramai di media sosial kantor pelayanan Samsat di Jawa Tengah yang disebut-sebut sepi.

Isu ini muncul bersamaan dengan kampanye “stop bayar pajak kendaraan bermotor (PKB)” yang masih ramai jadi omongan netizen.

Gerakan tersebut dikaitkan dengan penerapan opsen PKB sebesar 66 persen di Jawa Tengah, yang membuat besaran pajak tahunan kendaraan meningkat cukup signifikan.

Melansir TribunJateng, nampak di Samsat Semarang 1, Jalan Brigjen Sudiarto, Semarang, Kamis (26/2) sekitar pukul 13.45, suasana kantor terlihat lebih lengang ketimbang biasanya.

Area parkir tampak banyak yang kosong, dan jumlah warga yang mengantre di ruang pelayanan juga tidak terlalu banyak.

Seorang petugas Samsat Semarang 1 menyampaikan bahwa pelayanan tetap berjalan normal dan tidak terpengaruh isu yang beredar.

Menurutnya, masyarakat masih datang untuk membayar pajak seperti biasa dan layanan tetap diberikan secara maksimal.

Baca Juga: Praktik Calo di Samsat Tidak Pernah Benar-benar Hilang, Polisi Janji Lakukan Ini

Suasana kantor pelayanan Samsat Semarang 1, jalan Brigjen Sudiarto, Semarang, Kamis (26/2/2026). Suasana kantor pelayanan tersebut tampak lengang dari biasanya. (TRIBUN JATENG/Idayatul Rohmah)

Ia menjelaskan, kondisi yang terlihat lebih sepi pada siang hari dipengaruhi penyesuaian jam operasional selama Ramadan.

Kalau biasanya pelayanan Samsat Induk tutup pukul 15.00, selama Ramadan pelayanan berakhir pukul 14.00.

Petugas tersebut mengakui memang ada penurunan jumlah wajib pajak yang datang dalam beberapa hari terakhir.