Geely masuk lewat Starray EM-i, Wuling memperkenalkan Darion PHEV.
Selain merek China, juga ada model-model seperti Mazda CX-80 PHEV, Lexus RX 450h+, Volvo XC60 dan XC90 Plug-in Hybrid, hingga BMW XM.
Meski demikian, kontribusi merek-merek non-China tersebut masih relatif terbatas dari sisi volume.
Meski kompetisi kian ketat, Jaecoo justru memandang kondisi tersebut sebagai sinyal positif bagi perkembangan pasar PHEV nasional.
Kehadiran banyak pemain baru dinilai mampu memperluas pilihan konsumen sekaligus mempercepat adopsi teknologi elektrifikasi.
“Kami melihat persaingan ini sebagai semangat positif yang mendorong pasar PHEV berkembang lebih cepat,” ucap Willy.
Dalam konteks itu, Jaecoo menegaskan fokusnya pada diferensiasi produk melalui teknologi Super Hybrid System (SHS).
Teknologi ini diklaim menawarkan keseimbangan antara efisiensi dan performa, sehingga relevan dengan kebutuhan dan gaya hidup konsumen di Indonesia.
“Jaecoo terus berfokus pada nilai tambah kami, yakni teknologi SHS yang menawarkan efisiensi sekaligus performa, sehingga konsumen punya alternatif yang relevan dengan gaya hidup dan kebutuhan berkendara di Indonesia,” tutup Willy.
Sebagai informasi, Jaecoo saat ini memasarkan J7 SHS dengan banderol Rp 499,9 juta, sementara J8 SHS dijual Rp 818 juta on the road (OTR) Jakarta.