Keduanya adalah Boxy SUV dengan mesin 1.500 cc Turbo berteknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).
Baca Juga: Perbedaan Mobil Hybrid PHEV dan REEV, Ternyata Bisa Dilihat dari Ini
Bahkan di tahun ini bakal ada spesies plug-in hybrid baru yang dihadirkan Changan buat konsumen Indonesia, yaitu REEV atau Range Extender Electric Vehicle.
Kabarnya Changan akan membawa Deepal S05 REEV ke Indonesia paling lambat semester II 2026 ini.
Sama seperti PHEV, REEV ini adalah satu jenis mobil hybrid karena ia dibekali dua sumber tenaga, yaitu mesin pembakaran internal (ICE) dan motor listrik.
"Baterai REEV juga bisa diisi ulang kayak PHEV atau Plug-in Electric Vehicle, tapi ia berbeda dengan PHEV,” buka Setiawan Surya, Chief Executive Officer PT Dinamika Indomobil Transportasi yang akan memasarkan Changan di Indonesia.
Kalau di REEV, mesin bensin cuma berfungsi sebagai generator yang mengisi baterai saja. Sementara itu roda 100% digerakkan oleh motor listrik.
Baca Juga: Wuling Darion EV dan PHEV, Sama-Sama Punya Fitur Serba Praktis
“Kalau di PHEV mesin bensinnya kan bisa ikut menggerakkan roda,” lanjut pria ramah ini.
Terus, masih menurut Setiawan, REEV ini memiliki kapasitas baterai yang lebih besar dibanding PHEV.
Contoh Deepal S05 REEV, kapasitas baterai LFP-nya 27,28 kWh, sementara PHEV seperti Chery Tiggo 8 CSH, kapasitas baterainya sekitar 18 kWh.