Tak Cukup Brosur, Kelebihan Suzuki Fronx Ini Harus Dirasakan Lebih Dulu

By Sabtu, 10 Januari 2026 | 16:00 WIB

Suzuki Fronx cocok untuk dibawa ke lokasi wisata (Iday/GridOto)

Enggak ada bottoming atau istilah awamnya suspensi mentok dalam meredam permukaan jalan yang enggak rata. Sehingga memberi kenyamanan pengemudi dan penumpang.

Alhasil, turun dari mobil setelah perjalanan jauh, badan tetap bugar dan enggak pegal-pegal. Di titik ini, suspensi Suzuki Fronx mantap.

Sebab meski terasa lembut, saat diajak manuver enggak bikin mobil limbung atau mantul-mantul, termasuk manuver di permukaan jalan yang enggak rata.

Namun keasyikan mengemudi Suzuki Fronx bukan hanya dalam performa dan handling.

Bagi pengemudi yang concern dengan fitur kendaraan, varian SGX ini tergolong lengkap dalam mengakomodasi beragam kebutuhan.

Informasi singkat yang tak perlu effort untuk melihatnya bisa ditatap via Head Up Display.

Kecepatan, posisi gigi, konsumsi BBM, indikator bensin dan indikator jarak pengereman otomatis.

Selain itu, punya Dual Sensor Brake Support II (DSBS II), pemakaian radar dan kamera untuk mendeteksi tabrakan dengan kendaraan di depan. Posisi radar ada di atas kaca depan.

Indikator Dual Sensor Brake Support Suzuki Fronx (YT Suzuki Indonesia)

GridOto tanpa sengaja melihat fitur ini aktif lewat notifikasi di panel instrumen. Tepatnya saat posisi mobil semakin dekat dengan mobil di depan tapi belum juga melakukan pengereman. Mobil otomatis mengurangi kecepatan.

Muncul tulisan 'Dual Sensor Brake Support' di panel instrumen dekat spidometer dan HUD. Agak kaget juga saat tulisan ini muncul karena jarak mobil di depan sudah sangat dekat. Namun respons pengereman otomatisnya membuat lega.

Tentu, beberapa keunggulan ini rasanya tepat untuk menambah nilai pada harga jual Suzuki Fronx SGX AT Two Tone yang termbus Rp 321,9 juta.