Diketahui, salah satu korbannya yakni bernama Andree Noviar Pradana (32)setelah menerima tawaran kerja sama jual beli Vespa yang melibatkan pihak ketiga.
Tawaran itu disampaikan AWP pada Januari 2025 dan bernilai puluhan juta rupiah.
Andree mengaku sempat terkejut karena AWP dikenal memiliki jaringan luas di komunitas Vespa.
Baca Juga: Teganya Pemilik Bengkel Gadai Mobil Pelanggannya, Janji Ganti Rugi Bikin Ketawa
Hal itu membuatnya percaya dan bersedia mengirim uang sebesar Rp 25,5 juta ke rekening pelaku.
Namun, setelah dana dikirimkan, AWP tak kunjung memberikan kepastian mengenai unit Vespa yang dijanjikan.
Andree kemudian berupaya mencari keberadaan pelaku, namun gagal setelah AWP diduga melarikan diri ke Jawa Tengah.
"Dia bilangnya pergi ke luar kota, ke Jawa Tengah," kata Andree.
Kecurigaan Andree semakin menguat setelah bengkel Vespa milik AWP mendadak tutup pada Maret 2025.
Ia kemudian menggali informasi dari sesama komunitas Vespa dan menemukan fakta, AWP diduga menipu puluhan orang lainnya.
Modus penipuan yang digunakan pelaku tidak hanya terbatas pada jual beli Vespa, tetapi juga servis, restorasi, serta penjualan suku cadang dan aksesori.
Baca Juga: Ngagetin Pemilik Motor Ganti Kopling di Bengkel Ini Malah Dipatok Rp 1.5 Juta, Ini Kata Polisi