Kasus DFSK Glory 580, Ini Faktor yang Bikin Mobil Enggak Kuat Nanjak

By , Jumat, 04 Desember 2020 | 16:42 WIB

DFSK Glory 580 (Istimewa)

Baca Juga: DFSK Glory 580 Turbo CVT Enggak Kuat Nanjak, Ini Respons dari APM

Pada mobil yang berumur pasti bagian pulley dan sabuk baja akan mengalami keausan dan berpotensi slip.

Putaran mesin yang slip tidak akan tersalurkan sempurna ke transmisi.

"Bisa dirasakan saat mobil menanjak putaran mesin naik tinggi tapi mobil jalannya pelan," bebernya.

Pun demikian dengan bagian solenoid yang bermasalah.

Ilustrasi sabuk baja transmisi matik CVT yang putus (Ryan Fasha/GridOto.com)

Baca Juga: Digugat Konsumen Rp 7 Miliar Lebih, Bos DFSK Akan Layani di Pengadilan

"Solenoid itu bertugas membuka dan menutup katup di body valve untuk perpindahan gigi trasmisi," sebut Ucup yang bengkelnya ada di Pulogebang, Jakarta Timur

Karena solenoid bermasalah maka gigi tidak bisa berpindah.

"Kebanyakan kasus itu gigi transmisi ngancing di gigi 3, jadi mobil start dari gigi 3," sebutnya lagi.

Karena gigi transmisi tidak mau berpindah ke gigi 3, sudah pasti mobil enggak kuat nanjak.

Ilustrasi pulley transmisi matik CVT yang sudah aus (Ryan Fasha/GridOto.com)

Baca Juga: DFSK Digugat Konsumen Rp 7 Milyar Karena Mobil Tak Kuat Nanjak