GridOto.com - Sunmori atau riding di pegunungan memang bisa jadi sebuah refreshing karena pemandangan yang indah serta udaranya segar.
Selain itu melibas kontur khas jalurnya yang berkelok juga bisa menjadi kenikmatan tersendiri buat para pengguna motor.
Namun, banyaknya kelokan di pegunungan jangan sampai membuat kita terlena hingga melakukan cornering dengan berlebihan.
Oke Desiyanto Senior Instruktur Safety Riding Astra Motor Jateng, mengingatkan bahwa cornering berlebihan bisa bikin celaka diri sendir dan pengguna jalan lain.
Alih-alih menikung asal rebah ala pembalap, Oke mengingatkan untuk menerapkan cara cornering atau menikung dengan benar.
Di jalur pegunungan yang berkelok, penyebab kecelakaan hampir selalu karena gagal menikung di tikungan tajam.
"Berkendara di pegunungan bukan soal seberapa berani memutar gas, melainkan seberapa cerdas mengendalikan gaya gravitasi dan traksi ban," buka Oke dalam keterangan resminya.
Menurut dia cornering dan mengerem di jalur pegunungan sebenarnya bisa dianalogikan seperti 'berdansa dengan pasangan'.
Dalam berdansa, jika kita bergerak terlalu kaku atau terlalu agresif akan mudah kehilangan keseimbangan dan jatuh bersama.
Baca Juga: Musim Liburan Motoran ke Pegunungan Wajib Waspada, Ahli Safety Ingatkan Teknik Ini Biar Selamat
"Di atas motor, 'pasangan' kita adalah mesin dan momentum fisik kendaraan. Jika menikung terlalu kaku atau mengerem terlalu mendadak di tengah tikungan, artinya sedang memaksa motor untuk terpeleset. Harus ada ritme yang pas antara pengurangan kecepatan, pemosisian tubuh, dan pembukaan gas kembali," jelas Oke.
"Harus ada ritme yang pas antara pengurangan kecepatan, pemosisian tubuh, dan pembukaan gas kembali," tambahnya.
Untuk melahap tikungan, Oke tidak menyarankan untuk rebah terlalu miring ala pembalap, namun lean in atau postur badan yang menyesuaikan kemiringan motor adalah yang terbaik, bukan motor dipaksa miring.
"Ingat rumus baku sebelum menikung, Slow In, Fast Out, atau masuk tikungan dengan kecepatan lambat, dan keluar dengan segera setelah selesai menikung. Selesaikan proses pengereman saat motor masih dalam posisi tegak sebelum memasuki tikungan. Begitu masuk ke area tikungan, lepas rem secara perlahan, jaga kecepatan konstan, dan baru putar gas kembali setelah melihat ujung keluar tikungan," Oke mewanti-wanti.
Terakhir, Oke mengingatkan agar selalau memastikan tidak ada kendaraan yang melebar dari lawan arah.
Jika ragu, cari aman dengan menurunkan kecepatan dan menyusuri tikungan hingga pandangan menjadi terbuka untuk melihat di balik tikungan.
| Editor | : | Dida Argadea |
KOMENTAR