GridOto.com - Tragedi maut dialami sebuah Suzuki Carry Futura berisi tiga orang.
Carry Futura berpelat nomor B 1309 PKY berwarna silver hancur lebur di jurang sedalam 200 meter.
Hal itu akibat mesin menyerah alis tidak kuat saat di tanjakan pegunungan Pulosari, Desa Wonosido, Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, (21/6/26).
Alhasil Carry Futura tersebut meluncur mundur tak terkendali dan terjun ke jurang di ruas penghubung kecamatan Lebakbarang dan Petungkriyono.
Satu orang meninggal dunia, sedangkan dua lainnya berhasil menyelamatkan diri meski mengalami luka-luka.
Korban meninggal diketahui bernama Kholidin (39).
Sementara dua penumpang yang selamat adalah Akbar (7) dan Basith (26).
Kronologi bermula saat Carry Futura tersebut melaju di kawasan pegunungan Pulosari dengan karakter jalan yang cukup menantang sekitar pukul 10.00 WIB.
Kepala Desa Wonosido, Winarso, menjelaskan lokasi kecelakaan berada di daerah yang memiliki banyak tikungan.
Jalan yang dilalui mobil tersebut juga memiliki kontur berupa tanjakan dan turunan curam.
Baca Juga: Bodi Depan Suzuki Carry Futura Ringsek, Sentuh Tubuh Lansia 82 Tahun Sibuk Mencangkul
"Diduga mobil tidak kuat menanjak sehingga melaju mundur dan masuk ke jurang," kata Winarso, (21/6/26) dikutip dari TribunJateng.
Kecelakaan tersebut sempat tidak diketahui warga lantaran titik kejadian berada jauh dari kawasan permukiman.
Keberadaan para korban baru terungkap setelah warga yang melintas mendengar suara teriakan minta tolong dari arah dasar jurang.
Dalam kondisi terluka, Basith dan Akbar berupaya menyelamatkan diri dengan memanjat tebing yang curam.
Keduanya kemudian merangkak hingga mencapai badan jalan untuk mencari pertolongan.
"Ada warga yang lewat dan mendengar teriakan minta tolong. Dua korban yang selamat berhasil naik ke atas dan meminta bantuan warga," jelas Winarso.
Perjuangan keduanya menarik perhatian warga yang kemudian berdatangan membantu proses penyelamatan.
Meski mengalami luka akibat kecelakaan dan harus menghadapi medan yang berat, keduanya terus berusaha keluar dari dasar jurang demi bertahan hidup.
Di lokasi kejadian, Kholidin ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Korban merupakan warga Dukuh Geritan Wetan, Desa Kayugeritan, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan.
Baca Juga: Petaka Maut di Jalur Pacet Mojokerto, Kijang Innova Reborn Hancur Lebur Koprol di Jurang 30 Meter
Meski demikian, almarhum tercatat memiliki kartu tanda penduduk (KTP) Jakarta.
"Yang meninggal dunia Kholidin. Akbar itu anaknya," jelas Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dusun Geritan, Sodikin.
"Untuk kronologi lengkapnya kami belum mengetahui karena korban yang selamat masih belum bisa dimintai keterangan," tambahnya.
Setelah menerima informasi kecelakaan, personel Polsek Lebakbarang segera menuju lokasi untuk melakukan pengecekan, membantu proses evakuasi, sekaligus mengamankan area sekitar.
Kapolsek Lebakbarang, Iptu Daryanto mengatakan, seluruh korban sempat dibawa ke RSUD Kajen guna mendapatkan penanganan medis.
"Anggota langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan. Saat ini kami masih melakukan pendalaman untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan," imbuhnya.
Daryanto mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur pegunungan, khususnya wilayah Lebakbarang yang memiliki medan berat dan tingkat risiko kecelakaan cukup tinggi.
Proses pengangkatan bangkai mobil tidak mudah karena kedalaman jurang mencapai sekitar 200 meter ditambah kondisi lokasi yang terjal dan sulit diakses.
| Editor | : | Panji Nugraha |
KOMENTAR