Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Lahan 60 Hektar di Subang Jadi Pabrik Mobil Nasional Prabowo, Setahun Produksi 50.000 Unit

Irsyaad W - Sabtu, 13 Juni 2026 | 11:15 WIB
Ilustrasi pembangunan pabrik proyek mobil nasional Prabowo Subianto di Subang, Jawa Barat
Gemini AI
Ilustrasi pembangunan pabrik proyek mobil nasional Prabowo Subianto di Subang, Jawa Barat

GridOto.com - Lahan seluas 60 hektar di kabupaten Subang, Jawa Barat menjadi lokasi pabrik mobil nasional yang diidamkan Presiden Prabowo Subianto.

Saat ini proyek nasional tersebut memasuki tahap pengembangan awal, yang nantinya diterget memiliki kapasitas produksi 50.000 unit per tahun.

Perkembangan proyek itu ditinjau langsung oleh Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin saat mengunjungi lokasi pembangunan di Subang, (10/6/26).

"Menhan menerima paparan dari Direktur Utama PT Pindad, Sigit P. Santosa, mengenai rencana pengembangan kawasan industri otomotif terintegrasi yang pada tahap awal dibangun di atas lahan seluas 60 hektar dengan target kapasitas produksi mencapai 50.000 unit kendaraan per tahun," bunyi keterangan tertulis dari laman resmi Kementerian Pertahanan, (12/6/26).

Ke depan, kawasan itu direncanakan berkembang hingga mencapai 539 hektar.

Jika seluruh pengembangan terealisasi, kapasitas produksinya ditargetkan meningkat menjadi 300.000 unit kendaraan per tahun.

Sjafrie mengatakan pembangunan industri manufaktur berbasis teknologi memiliki peran penting dalam memperkuat kemandirian nasional.

"Selain memperkuat kemampuan produksi nasional, proyek ini juga menjadi bagian dari upaya membangun fondasi ekonomi yang tangguh melalui penguasaan teknologi, peningkatan daya saing industri, serta pengembangan sumber daya manusia Indonesia," jelas dia.

Dalam tinjaunnya, Sjafrie melihat sejumlah lokasi yang akan menjadi fasilitas utama proyek, mulai dari pabrik produksi, pusat rekayasa kendaraan, hingga fasilitas pengujian dan sarana pendukung lainnya.

Pemerintah memperkirakan proyek tersebut akan memberikan dampak ekonomi bagi wilayah Subang dan sekitarnya melalui peningkatan investasi, tumbuhnya industri pendukung, serta penyerapan tenaga kerja.

Baca Juga: Ambisi Ciptakan Mobil Nasional Indonesia Sendiri, Prabowo Panggil Para Ahli dan Profesor

Pada tahap awal, proyek ini diproyeksikan membuka sekitar 2.000 lapangan pekerjaan.

"Menhan berharap sinergi antara pemerintah, industri, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat agar proyek strategis ini dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus memperkuat kemandirian industri nasional sebagai salah satu pilar ketahanan negara," bunyi keterangan.

Turut mendampingi Sjafrie dalam kunjungan tersebut antara lain Wakil Panglima TNI, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat, Kepala Badan Logistik Pertahanan Kementerian Pertahanan, Direktur Utama PT Pindad, dan Kepala Staf Kodam III/Siliwangi.

Diberitakan sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan komitmen kuatnya untuk mendorong Indonesia tidak sekadar menjadi basis pasar bagi produk otomotif global, melainkan mampu memproduksi kendaraan secara mandiri melalui optimalisasi sumber daya manusia dan teknologi lokal.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung dalam forum konstitusional tertinggi bersama jajaran legislatif.

Pada Rapat Paripurna DPR RI ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026, Rabu (20/5/2026), Prabowo mengatakan, Danantara akan mempercepat pembiayaan pembangunan, khususnya investasi dan modal kerja untuk percepatan industrialisasi.

Visi besar ini menjadi sinyalemen serius bahwa arah kebijakan ekonomi ke depan akan bertumpu pada hilirisasi manufaktur yang komprehensif

Sektor otomotif, yang selama ini menjadi salah satu pilar utama pertumbuhan ekonomi nasional, dibidik untuk naik kelas dari sekadar perakitan (assembling) menuju tahap manufaktur penuh berskala domestik.

"Kita harus industrialisasi, kita harus bikin mobil kita sendiri, kita harus bikin motor kita sendiri," ujar Prabowo disitat dari Kompas.com.

Sebagai langkah konkret untuk merealisasikan ambisi tersebut, pemerintah dilaporkan telah mulai mengonsolidasikan kekuatan akademis dan praktisi teknologi dari berbagai institusi papan atas di dalam negeri.

Baca Juga: Sudah Ketebak, Kendaraan Ini Akan Jadi Basis Proyek Mobil Nasional Indonesia

Sinergi ini diharapkan mampu menjembatani celah riset dan pengembangan (research and development) yang selama ini kerap menjadi tantangan terbesar dalam industri otomotif lokal.

"Kita tidak boleh hanya jadi pasar untuk bangsa lain, dan kita akan lakukan itu. Saya sudah kumpulkan profesor-profesor kita, pakar-pakar kita. Saya katakan, pengabdianmu untuk bangsa, wujudkan hari ini," tutur Prabowo.

Editor : Hendra

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa