Menariknya, model ini sebelumnya pernah diuji untuk perjalanan Jakarta hingga Bali guna membuktikan efisiensi sekaligus kemampuan jelajah jarak jauhnya.
Jaecoo mengklaim, jika dibandingkan dengan SUV bermesin 1.500 cc turbo konvensional, pengguna J7 SHS-P bisa menghemat biaya operasional hingga sekitar Rp 1,3 juta per bulan.
Artinya, dalam satu tahun potensi penghematan bisa mencapai hampir Rp 15 juta.
Dengan kombinasi efisiensi dan jarak tempuh panjang, J7 SHS-P menjadi solusi bagi konsumen yang masih sering bepergian ke luar kota namun tetap ingin mendapatkan biaya penggunaan yang lebih terjangkau.
Jaecoo J8 SHS-P ARDIS, SUV Premium Hybrid Full Power
Baca Juga: Meledak di Pasar Global, OMODA & JAECOO Klaim Lampaui 1 Juta Unit Dalam 3 Tahun
Tidak kalah menarik, ada pula JAECOO J8 SHS-P ARDIS yang menjadi model flagship.
SUV premium hybrid ini mengusung teknologi Plug-in Hybrid dengan baterai berkapasitas 34,46 kWh dan mesin 1.500 turbo.
Menariknya lagi, J8 SHS-P ARDIS dibekali tiga motor listrik, terdiri dari dua motor di depan dan satu motor di belakang.
Kombinasi tersebut membuat akselerasi 0-100 km/jam mampu dicapai hanya dalam 5,2 detik.
Untuk mode full EV, mobil ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 180 km, angka yang dinilai sudah lebih dari cukup untuk kebutuhan mobilitas harian.
Selain performa, aspek kenyamanan juga menjadi perhatian utama lewat hadirnya CBC Magnetic Suspension.
Suspensi ini dapat diatur melalui vehicle setting dengan pilihan mode seperti sport maupun comfort sesuai kebutuhan pengemudi.
Meski menawarkan performa dan fitur premium, biaya operasional hariannya tetap tergolong efisien.
Untuk penggunaan sekitar 50 km per hari, biaya yang dikeluarkan diperkirakan hanya sekitar Rp 20 ribu.
J8 SHS-P ARDIS juga menawarkan pengalaman berkendara premium lewat sistem audio pintar, kabin nyaman, serta konfigurasi seven-seater yang cocok untuk kebutuhan keluarga Indonesia.
| Editor | : | Dida Argadea |
KOMENTAR