"Kami sudah masuk ke Dubai, Australia, Malaysia, Singapura, Filipina, Vietnam, dan masih banyak lagi," tambah Koko.
Pasar Domestik Tetap Mendominasi, Targetkan Naik 30% Tahun Ini
Meski sayap ekspornya sudah melebar ke mancanegara, Koko mengakui pasar domestik masih memegang porsi terbesar dalam roda bisnis perusahaan.
Hal ini tidak lepas dari besarnya populasi kendaraan di dalam negeri.
"Komposisi penjualan saat ini sekitar 40% untuk ekspor dan 60% untuk domestik. Pasar domestik masih lebih besar karena populasi mobil di Indonesia memang sangat banyak," jelasnya.
Melihat potensi pasar yang terus berkembang, PT Nusantara Global Autopart mematok target optimistis untuk tahun 2026.
Mereka membidik pertumbuhan penjualan hingga 20-30% dibandingkan tahun lalu.
Tiga Pilar Yang Dipegang Teguh
Bagi Koko, modal utama untuk memenangkan persaingan di industri ini bukanlah sekadar adu murah, melainkan menjaga integritas layanan.
Tiga pilar utama yang menjadi resep dapur perusahaannya adalah kecepatan, ketepatan, dan kepercayaan (trust).
Melalui partisipasinya di INAPA 2026, PT Nusantara Global Autopart berharap bisa menjaring relasi baru, baik dari skala domestik maupun internasional, guna mempercepat jalur distribusi (supply) dan bertumbuh bersama di ekosistem otomotif global.
| Editor | : | Panji Nugraha |
KOMENTAR