GridOto.com - Ini dia tiga tanda-tanda air radiator di mobil bekas kesayangan kalian minta diganti gaes, simak ya.
Buat yang belum tahu, air radiator yang kondisinya baik membuat performa mesin mobil stabil.
Hal ini karena sistem pendingin bekerja baik menjaga temperatur mesin pada suhu optimal.
Akan tetapi, di mobil yang punya jam terbang tinggi air radiatornya juga butuh penggantian berkala.
Air radiator yang sudah waktunya diganti sebenarnya punya tanda-tanda tersendiri.
Setidaknya ada 3 tanda air radiator harus diganti baru.
1. Mesin Overheat
Kondisi air radiator yang kemammpuannya sudah menurun bisa menyebabkan overheat.
Air radiator sudah tidak mampu menyerap panas mesin secara optimal.
"Kalau masih ada indiaktor temperatur di MID, bisa dilihat tuh, jika naik terus berarti sudah jelek air radiatornya," buka pemilik Bengkel Mobil 77, Andy Santoso.
Gejala overheat sangat berbahaya bagi mesin.
Dalam keadaan overheat berat, mesin bisa mengalami macet dan kepala silinder melengkung.
2. Warna Air Radiator Pudar
Setiap air radiator memiliki zat pewarna untuk membedakan dari cairan lainnya.
Pewarna ini bertujuan untuk memberi tanda bila terjadi kebocoran.
"Pada air radiator yang sudah lama dipakai biasanya warnanya akan sedikit memudar," jelas Andy.
"Kondisi ini hal yang wajar pada setiap air radiator yang lama," tambahnya.
3. Air Radiator Berkurang
Volume air radiator juga penting untuk diperhatikan.
"Kalau saat di cek pada reservoir dan di dalam radiator berkurang, berarti kemampuannya sudah menurun," jelas Andy yang bengkelnya di Jl. Suka Damai 2, Eyang Agung, Ciputat.
Berkurangnya air radiator terjadi karena penguapan.
Terlalu banyak air radiator yang menguap maka berbahaya bagi mesin mobil.
Segera ganti air radiator dengan yang baru.
Nah, itu dia gaes tiga tanda air radiator di mobil bekas kesayanga kalian sudah minta ganti.
Baca Juga: Menggiurkan, Mobil Bekas Toyota Agya G TRD 2015 Dijual Di Bawah Rp 100 Juta
| Editor | : | ARSN |
KOMENTAR