GridOto.com - Saat ini sudah banyak pelek aftermarket yang terbuat dari bahan aluminium.
Mulai dari lokal hingga impor mudah didapatkan di pasaran.
Selain itu, ada juga pelek aluminium yang terpisah dengan teromolnya, apa tujuannya?
"Contohnya pelek-pelek aluminium dari luar negeri seperti King Speed, ada yang teromol dan gigi nanasnya terpisah," buka Muhammad Taufik, pemilik workshop repaint, chrome, powder coating dan anodize, Sagala Herang kepada GridOto beberapa waktu yang lalu (05/26).
Baca Juga: Ini Alasan Anodize Enggak Bisa Buat Part Motor Berbahan Besi
Menurut Taufik, hal itu karena perbedaan bahan antara pelek aluminium dengan teromol dan gigi nanas.
"Biasanya teromol atau gigi nanasnya itu terbuat dari besi biasa," ujar Taufik.
"Sedangkan peleknya terbuat dari aluminium" tambahnya.
Sehingga terdapat perbedaan dalam proses pewarnaannya.
"Jadi hanya pelek yang terbuat dari aluminium saja nantinya yang melalui tahap anodize," ujar Taufik.
Baca Juga: Enggak Bisa Selamanya, Part Anodize Bisa Pudar Pada Usia Segini
"Kalau part yang terbuat dari besi biasanya dibuat dengan metode CNC tapi dicat warna candy sehingga finishingnya mengkilap," jelas pria yang merintis usaha ini sejak tahun 2015.
Teromol yang terpisah dengan pelek aluminium juga memudahkan saat proses pewarnaan kembali.
"Kalau part dari bahan besi ikut dianodize bisa keropos bahkan bisa hilang karena melebur," wanti Taufik.
Saat proses anodize, part aluminium akan dialiri listrik dan direndam oleh cairan khusus.
"Proses anodize ini bisa melarutkan besi atau logam selain aluminium," kata Taufik.
"Biasa sering kejadian pada breket besi, saat masuk proses anodize jadi rapuh bahkan larut dengan cairan," tutupnya saat ditemui di workshop yang berlokasi di Jalan Kemuning 2 No.52C, Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
| Editor | : | Mohammad Nurul Hidayah |
KOMENTAR