GridOto.com- Sekilas, Ferrari 296 Speciale masih mempertahankan siluet dasar dari Ferrari 296 GTB.
Namun di balik tampilan yang familiar, pendekatan yang diambil sudah berbeda.
Perubahan yang dibawa tidak berhenti pada peningkatan tenaga mesin.
Ferrari justru menyentuh aspek yang lebih mendasar dari karakter mobil.
Baca Juga: Gak Cuma Bisa Lari 320 KM/JAM, Ferrari Amalfi Juga Bisa Berhenti Sendiri
Salah satunya melalui pengurangan bobot hingga sekitar 60 kg.
Langkah ini bukan hanya soal angka, tetapi memengaruhi respons mobil secara keseluruhan.
Mobil terasa lebih ringan saat berpindah arah dan lebih cepat bereaksi terhadap input pengemudi.
Di sisi lain, pengembangan aerodinamika dibuat lebih agresif dibanding versi standar.
Downforce meningkat, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana tekanan tersebut tetap konsisten.
Baca Juga: Ferrari 296 GTB Ini Masih Terasa Istimewa, Ferrari Approved Rahasianya
Ferrari juga mengoptimalkan sistem pendinginan agar performa tidak mudah turun saat digunakan intens.
Aliran udara ke rem dan mesin ditingkatkan untuk menjaga suhu tetap terkendali.
Sistem hybrid yang digunakan pun tidak hanya berfungsi sebagai penambah tenaga.
Distribusi tenaga diatur agar respons tetap halus namun tetap agresif saat dibutuhkan.
Baca Juga: Meski Kenceng Banget, Konsumsi BBM Ferrari Amalfi Setara Innova Reborn Bensin
Dengan pendekatan tersebut, 296 Speciale tidak sekadar menjadi versi yang lebih kencang.
Melainkan mobil dengan karakter yang lebih tajam dan terkontrol dibanding 296 GTB.
| Editor | : | Dwi Wahyu R. |
KOMENTAR