GridOto.com - Setelan idel RPM di mobil bekas kesayangan kalian lama-lama jadi rendah? Bisa jadi ini biang keladinya.
Idel atau langsam mesin mobil itu saat keadaan mesin mobil hidup dan putaran mesin stabil.
Putaran mesin yang konstan ini diatur oleh sensor yang disebut Idle Air Control Valve (IACV) khususunya pada mesin yang sudah mengadopsi teknologi injeksi.
Kondisi putaran idle mesin mobil yang ideal berada di rentang 800-900 rpm.
Namun, kerap kali pada mobil yang sudah berumur putaran mesin terlalu rendah.
Ternyata komponen sensor IACV mengalami masalah karena mulai kotor.
"Komponen sensor IACV yang mengatur kondisi idle mesin agar selalu stabil," buka Andy Santoso pemilik Bengkel Mobil 77 di Jl. Suka Damai 2, Eyang Agung, Ciputat.
"Seiring pamakaian waktu, sensor IACV akan kotor dan membuat aliran udara tersumbat," tambahnya.
Sebagai informasi, sensor IACV berada di throttle body dan cara kerjanya memanfaatkan sensor suhu mesin dan sensor Throttle Position Sensor (TPS).
Sensor IACV yang kotor dan membuat aliran udara yang masuk ke mesin tersumbat maka idle mesin akan mengalami penurunan.
Udara yang masuk tidak sesuai yang diminta oleh mesin sehingga putaran mesin menjadi rendah.
"Sensor ini bisa dibuka dan dibersihkan, jadi kalau kelistrikan masih normal dan idle mesin rendah bisa jadi komponen ini kotor," sebut Kode, panggilannya.
Jangan sampai idle mesin yang terlalu rendah membuat mesin tidak bekerja dengan normal.
Baca Juga: Intip Daftar Harga Mobil Bekas Mitsubishi Pajero Sport 2011, Badak Dijual Cuma Segini
| Editor | : | ARSN |
KOMENTAR