Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Ternyata Ini yang Membedakan Ban Mobil Listrik dan Mobil Konvensional

Naufal Shafly - Minggu, 5 April 2026 | 22:40 WIB
Ilustrasi ban Bridgestone yang bisa dipakai untuk EV
Istimewa
Ilustrasi ban Bridgestone yang bisa dipakai untuk EV

GridOto.com – Masih banyak masyarakat yang mengira ban mobil listrik dan mobil konvensional tidak memiliki perbedaan.

Padahal, di balik tampilannya yang sekilas serupa, keduanya dirancang dengan karakteristik yang berbeda.

Presiden Direktur PT Bridgestone Tire Indonesia, Mukiat Sutikno, menjelaskan bahwa ban untuk kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) memang dibuat secara khusus agar mampu menyesuaikan kebutuhan teknis mobil berbasis baterai.

“Secara fisik ban mobil EV dan ban mobil konvensional kelihatan sama, hanya saja ban mobil listrik didesain khusus untuk menyesuaikan karakteristik dari mobil listrik,” ujarnya saat dihubungi GridOto.com beberapa waktu lalu.

Salah satu perbedaan utama terletak pada struktur konstruksi, terutama di bagian sidewall atau dinding ban.

Meski tidak terlihat secara kasat mata, bagian ini mengalami penyesuaian signifikan.

“Untuk sidewall, ada penyesuaian dari aspek konstruksinya untuk mengakomodir kebutuhan mobil EV,” jelasnya.

Penyesuaian tersebut bukan tanpa alasan, mobil listrik umumnya memiliki bobot lebih besar dibandingkan mobil bermesin pembakaran internal (ICE), terutama karena keberadaan baterai berkapasitas besar.

“Perbedaan signifikan antara mobil listrik dan mobil konvensional adalah bobotnya. Sejumlah mobil listrik lebih berat dibandingkan mobil biasa,” tambah Mukiat.

Baca Juga: Pasca Mudik Jangan Biarkan Ban Mobil bekas Kempes, Ini Dampaknya

Karena itu, pemilik mobil listrik tidak bisa sembarangan memilih ban.

Salah satu aspek penting yang harus diperhatikan adalah load index, atau kemampuan ban dalam menahan beban kendaraan.

“Pengguna mobil listrik harus melihat load index yang tertera pada ban,” tegasnya.

Menjawab kebutuhan tersebut, Bridgestone menghadirkan ban yang dirancang untuk kendaraan elektrifikasi, salah satunya melalui lini Turanza 6.

Ban touring premium generasi terbaru ini dibekali teknologi ENLITEN, yang diklaim mampu menurunkan hambatan gulir sehingga membantu meningkatkan efisiensi energi dan daya jelajah kendaraan listrik.

Selain itu, desain kompon yang lebih ringan juga berkontribusi terhadap pengurangan emisi CO₂, sejalan dengan upaya industri otomotif menuju mobilitas yang lebih ramah lingkungan.

Tak hanya fokus pada efisiensi, ban ini juga menawarkan kenyamanan berkendara yang lebih baik.

Pola tapak yang dirancang khusus mampu meredam suara gesekan dengan permukaan jalan, sehingga menghasilkan kabin yang lebih senyap.

Dengan kombinasi tersebut, ban untuk mobil listrik tidak hanya dituntut kuat menahan beban, tetapi juga harus mampu menjaga efisiensi, kenyamanan, dan performa dalam berbagai kondisi jalan.

Editor : Panji Nugraha

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa