GridOto.com- Di tengah kenaikan harga minyak dunia, Pemerintah Indonesia tetap menjaga harga penjualan bahan bakar minyak dalam negeri.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyatakan pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM), baik subsidi maupun non-subsidi tidak mengalami kenaikan.
Prasetyo mengatakan keputusan tersebut diambil setelah pemerintah melakukan koordinasi bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta PT Pertamina, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
Keputusan strategis ini diambil sebagai upaya untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional, meredam inflasi, serta melindungi daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga minyak dunia.
Langkah ini mendapat tanggapan positif dari berbagai pelaku usaha.
Toyota Astra Motor (TAM) sangat mengapresiasi langkah pemerintah tersebut.
"Sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas nasional," ungkap Philardi 'Ogy' Sobari, Head of Public Relations PT TAM.
Hingga saat ini, menurut Ogy, pihaknya belum melihat adanya dampak langsung dari konflik tersebut terhadap kondisi di Indonesia.
"Sehingga dari sisi permintaan masyarakat, juga belum terlihat adanya pergeseran yang signifikan," jelasnya.
Baca Juga: Harga Bekas Toyota bZ4X 2022 Sudah Turun Jauh, Dijual Segini
Namun demikian, untuk ke depannya, Toyota tetap berkomitmen untuk mengedepankan teknologi yang ramah terhadap penggunaan bahan bakar fosil.
"Hal ini diwujudkan melalui kehadiran berbagai teknologi elektrifikasi. Toyota terus mendukung langkah kolektif bersama pemerintah dan industri dalam mengurangi konsumsi BBM berbasis fosil," jelas Ogy.
Mulai dari Hybrid EV, Plug-In Hybrid EV, Battery EV, hingga pemanfaatan biofuel baik pada kendaraan diesel maupun gasoline.
Toyota sendiri telah memiliki model untuk Hybrid EV seperti Innova Zenix dan Veloz.
Sementara untuk model Plug-in Hybrid EV seperti Toyota RAV4 GR Sport PHEV dan Prius PHEV.
Serta model BEV seperti Toyota bZ4X.
Ia berharap keadaan positif ini bisa terus bertahan di tengah dinamika nasional maupun internasional yang terus bergerak.
| Editor | : | Hendra |
KOMENTAR