GridOto.com - Freelander melakukan debut globalnya sebagai sebuah merek New Energy Vehicle (NEV) yang lahir dari kolaborasi antara Chery dan Jaguar Land Rover.
Brand ini diklaim mewakili model kerja sama baru yang memadukan warisan otomotif mewah aristokrat khas Inggris dengan tren teknologi kendaraan energi baru.
Buat yang belum tahu, Freelander sendiri sebelumnya dikenal sebagai salah satu lini SUV dari Land Rover yang produksinya berakhir pada 2015 lalu.
Lalu, dengan dijalinnya kerja sama Chery dan Jaguar Land Rover, brand tersebut dihidupkan kembali sebagai brand independen pada 2024.
Kantor pusat global Freelander didirikan di Shanghai, China, serta didukung beberapa fasilitas riset komprehensif berskala global.
Hal itu mencakup Gaydon Design Centre Inggris, Pusat Desain Shanghai, Institut Riset Suzhou, dan Basis Manufaktur Cerdas di Changshu.
Melansir dari Carnewschina, semua produk Freelander akan dirancang bersama oleh tim desain global Gaydon Inggris dan tim desain lokal Shanghai.
Pada debut global ini, merek tersebut juga memperkenalkan model pertamanya yang diberi nama Concept97 untuk menghormati generasi pertama Freelander yang muncul pada 1997.
Baca Juga: Pasar Mobil PHEV Februari 2026 Naik, Chery Paling Banyak Terjual
Model ini dibangun di atas arsitektur T1X yang dikembangkan Chery, sebuah platform global yang dikenal fleksibel untuk SUV berbagai jarak sumbu roda (wheelbase).
Dirancang di bawah arahan Chief Creative Officer Jaguar Land Rover, Gerry McGovern, Concept97 mewarisi DNA Freelander asli namun dengan estetika yang lebih muda dan dinamis.
Mobil ini memiliki siluet tangguh, lampu depan kotak, dan emblem "Freelander" yang menonjol di bagian depan, menyerupai bahasa desain seri Defender.
Diposisikan sebagai SUV enam kursi menengah-ke-atas, Concept97 memiliki panjang lebih dari 5.100 mm dan jarak sumbu roda lebih dari 3.000 mm.
Konfigurasi kursi 2+2+2 miliknya mencakup kursi baris kedua sisi kanan dengan mode zero-gravity untuk kenyamanan maksimal.
Interiornya dilengkapi tata letak layar ganda dengan tampilan tengah melayang dan layar jarak jauh, setir palang tiga, serta bantalan pengisian daya nirkabel ganda.
Model perdana Freelander ini menampilkan serangkaian teknologi canggih, mulai dari sistem mengemudi cerdas (Intelligent Driving) yang merupakan hasil kerja sama dengan Huawei.
Sistem mengemudi cerdas Huawei Qiankun generasi terbaru tersebut dilengkapi perangkat keras asisten pengemudi tingkat lanjut, termasuk LiDAR kelas citra jalur optik ganda 896-baris.
Baca Juga: Jarak Tempuh Hingga 400 KM, Chery Q Dikenalkan di BIMS Thailand
Untuk kemampuan melibas segala medan, Concept97 dibekali i-ATS, sistem segala medan cerdas pertama di dunia.
Teknologi ini memadukan peredam kejut pre-emptif dan tiga kunci diferensial (differential locks), sistem ini secara cerdas beradaptasi dengan berbagai kondisi medan.
Arsitektur yang digunakan Concept97 mendukung penggerak listrik murni (pure electric), plug-in hybrid, dan range-extended (EREV).
Baterainya dikembangkan bersama CATL, diberi nama Freevoy Range-Extended Hybrid Battery yang diklaim sebagai baterai khusus segala medan pertama di dunia bernama.
Sumber tenaga ini memiliki kemampuan pengisian daya super 6C, mencapai daya pengisian hingga 360kW.
Dirancang untuk penggunaan off-road yang berat, baterai ini memiliki pelindung bawah bodi khusus dan lapisan polimer FD untuk meningkatkan kekuatan benturan.
Sebagai tambahan, Freelander telah mengamankan kualifikasi produksi NEV pada akhir tahun 2025, mengonfirmasi kemampuannya untuk manufaktur skala besar.
Model Freelander pertama dijadwalkan memulai produksi di pabrik Changshu pada akhir tahun 2026.
| Editor | : | Naufal Nur Aziz Effendi |
KOMENTAR