GridOto.com - Pengereman mobil yang bekerja dengan baik memberikan keamanan saat berkendara.
Semua komponen yang berhubungan dengan pengereman harus bekerja dengan baik seperti cakram.
Komponen cakram ini menjadi media yang bergesekan dengan kampas rem.
Gesekan yang terjadi lama kelamaan mobil digunakan akan mengakibatkan keausan juga pada cakram.
Keausan ini yang membuat kinerja rem menjadi bermasalah seperti muncul bunyi sampai rem yang bergetar saat pedal diinjak.
Baca Juga: Jangan Sampai Muncul Masalah, Biarkan Cakram Mobil Tipis Bikin Bahaya
"Piringan cakram yang sudah aus memang bisa diakali dengan cara dibubut, namun ada batas toleransinya," buka Fransiskus Winata, Sales Manager PT IndoOne Citra Adidaya salah satu distributor Brembo di Indonesia.
"Kalau sudah tipis namun tetap dipaksakan dibubut itu akan mengakibatkan ketebalan akan berkurang jauh," bebernya.
Ketebalan cakram yang berkurang jauh ini menyebabkan rem jadi panas.
Panas yang berlebihan dari cakram akan membuat besi menjadi lunak dan berubah bentuk saat rem bekerja.
Alhasil permukaan cakram enggak akan rata kembali dan masalah rem bergetar enggak akan teratasi sepenuhnya.
Baca Juga: Cakram Mobil Ternyata Bisa Peang, Ini Penyebab dan Dampaknya
Selain itu juga cakram yang tipis membuat kemampuan pengereman menjadi berkurang.
Maka dari itu, baiknya jangan bubut cakram yang sudah tipis.
Toleransi keausan cakram sekitar 2-3 mm dari ketebalan saat masih baru.
| Editor | : | Dwi Wahyu R. |
KOMENTAR