GridOto.com - Sistem pengereman pada mobil menggunakan minyak rem untuk meneruskan tekanan.
Sistem hidraulis pengereman mobil ini sangat bergantung dari minyak rem ini.
Maka dari itu, perlu pengecekan lebih lanjut untuk melihat kondisi minyak rem pada interval tertentu.
Perubahan warna minyak rem ini sangat mungkin terjadi, hal ini dikarenakan kualitasnya sudah menurun.
Hal ini disampaikan oleh Sugito dari bengkel Honda Camp Official di Cikunir, Bekasi, dirinya menyebut perubahan warna minyak rem merupan sinyal untuk dilakukan penggantian.
Baca Juga: Bahaya Mengintai Jika Minyak Rem Mobil Dibiarkan Keruh, Ini Alasannya
"Perubahan warna minyak rem ini hal yang pasti terjadi, hal ini dikarenakan sudah banyaknya uap air yang terkandung," buka Gito panggilan akrabnya.
"Warna minyak rem akan cenderung lebih keruh bila dilihat dari tabung reservoir," tambahnya.
Minyak rem yang sudah berwarna keruh ini sebaiknya segera diganti agar lebih aman.
Kalau dibiarkan maka pengereman cenderung kurang pakem karena tekanan dari pedal rem harus lebih dalam untuk mengoperasikan rem.
Secara umur pakai efektif, minyak rem ideal dipakai hanya sampai 2 tahun saja atau sekitar 40.000 kilometer.
Baca Juga: Sering Dilewatkan, Ini Manfaat Kuras Minyak Rem Mobil Secara Berkala
"Jika sudah lebih dari 40.000 kilometer baiknya minyak rem ganti dengan spesifikasi yang sama," terangnya lagi.
Bisa juga lakukan pengecekan dengan alat brake fluid tester yang dimana jika kandungan air sudah melampaui 4 persen berarti minyak rem sudah rusak.
Penggantian minyak rem lakukan menyeluruh sampai ke bagian kaliper.
| Editor | : | Dwi Wahyu R. |
KOMENTAR