GridOto.com - Hampir di semua mesin baik diesel ataupun bensin yang dilengkapi dengan turbo menggunakan intercooler.
Intercooler disini ditempatkan sebelum turbo untuk membantu proses pendinginan udara sebelum masuk ke dalam mesin.
Udara diisap dari filter udara menuju intercooler yang kemudian komponen ini terkena hembusan angin saat mobil melaju.
Secara bentuk, intercooler ini hampir sama seperti radiator yang dialiri radiator coolant.
"Peran intercooler ini penting karena semakin rendah suhu udara yang masuk ke dalam mesin itu makin baik," buka Agus Woles, kepala mekanik bangkel X-Boost Station.
Baca Juga: Anti Jebol, Pasang Turbo Gede di Mobil Diesel Wajib Perhatikan Ini
"Molekul udara yang lebih padat bisa menghasilkan tenaga mesin jauh lebih baik disemua rentang putaran mesin," jelasnya.
Maka dari itu, intercooler sangat dibutuhkan bagi mesin yang sudah dilengkapi dengan turbo.
Udara yang masuk ke dalam intercooler setelah mampatkan oleh turbo akan didinginkan juga dengan udara yang melewati kisi-kisi.
Posisi penempatan intercooler juga ada yang di bagian depan atau front mount dan di bagia atas atau top mount.
"Paling banyak sih ditempatkan di bagian depan atau front mount, lebih banyak dapat udara saat mobil berjalan," jelasnya.
Baca Juga: Pasang Turbo Lebih Gede di Mobil Diesel, Wajib Penyesuaian ini
Intercooler ini juga butuh perawatan karena seiring mobil dipakai maka bagian dalamnya akan kotor.
"Jaga kisi-kisi dari penyok, jadi udara tetap bisa masuk untuk mendinginkan intercooler," beber Agus yang bermarkas di Teluk Pucung, Bekasi.
Itulah cara kerja dan fungsi dari intercooler di mesin yang dilengkapi turbo.
| Editor | : | Dwi Wahyu R. |
KOMENTAR