GridOto.com - Daihatsu e-Hijet dan Daihatsu e-Atrai memiliki baterai yang cukup kecil ukurannya, tetapi bisa dicas secepat ini.
Yup, Daihatsu telah merilis mobil baru listrik Daihatsu e-Hijet Cargo dan Daihatsu e-Atrai sebagai mobil listrik pertamanya di Jepang bila tidak secara global (2/2).
Mobil listrik komersial pertama Daihatsu ini punya spesifikasi e-SMART ELECTRIC yang cukup sederhana.
Ia memiliki motor penggerak e-Axle yang mampu melontarkan tenaga 63 dk dan torsi 126 Nm.
Selain e-Axle, Hijet listrik ini juga mendapatkan baterai kompak dan tidak terlalu membebani mobil.
Baca Juga: Intip Kabin Daihatsu e-Hijet Cargo, Versi Listrik Fitur Lebih Menarik
Sebagai gambaran, bobot e-Hijet Cargo memiliki kerb weight 1.240 kilogram untuk versi 2 seater atau sekitar 400 kg lebih berat dari Hijet biasa.
Secara payload, e-Hijet Cargo tetap bisa mengangkut barang berbobot hingga 350 kilogram dalam sekali angkut.
Tentunya, baterai kompak e-Hijet Cargo berarti kapasitas baterai yang juga teramat kompak.
Daihatsu menyebut nominal total kapasitas baterai Lithium Iron Phosphate e-Hijet Cargo hanya 36,6 kWh.
Bila terisi penuh, e-Hijet Cargo diklaim bisa menempuh jarak 257 kilometer dalam sekali pengisian penuh.
Baca Juga: Daihatsu Atrai Listrik VS Turbo, Intip Nih Perbandingan Speknya
Untuk penggunaan jarak jauh, baterai e-Hijet Cargo jadi tantangan karena akan membutuhkan beberapa kali pengecasan.
Tapi setidaknya, Daihatsu memberikan port CHAdeMO sebagai antarmuka utama untuk melakukan pengisian daya cepat serta Vehicle to Home.
Tidak lupa e-Hijet Cargo juga sudah mendukung pengisian daya cepat yang impresif yaitu 50 kW.
Daihatsu klaim baterai e-Hijet Cargo bisa terisi dari titik low battery sampai 80% dalam waktu 50 menit saja.
| Editor | : | Trybowo Laksono |
KOMENTAR