GridOto.com - Daihatsu telah resmi merilis mobil baru listrik Daihatsu e-Hijet Cargo di Jepang pada 2 Februari lalu.
Daihatsu e-Hijet Cargo meluncur sebagai mobil listrik produksi pertama Daihatsu di dunia sekaligus menjadi pemain baru di kelas Kei car niaga.
Menariknya, Daihatsu e-Hijet Cargo rilis ditemani dengan mobil satu basis yaitu Daihatsu e-Atrai.
Ibaratnya seperti Gran Max dan Luxio, Daihatsu e-Atrai tawarkan resep serupa dengan e-Hijet tapi dengan kenyamanan ekstra.
Soal harga, Daihatsu e-Hijet Cargo dibanderol mulai dari 3.146.000 yen atau setara dengan Rp 338,5 juta (kurs 1 yen = Rp 107,6).
Baca Juga: Tampang Eksteriornya Gagah, Bagian Belakang Daihatsu Hijet Ini Terasa Hotel Berjalan
Sedangkan Daihatsu e-Atrai meluncur dengan banderol 3.465.000 yen atau setara dengan Rp 372,8 juta.
Harganya jelas lebih tinggi dari Hijet biasa, tetapi setidaknya e-Hijet berikan pengalaman berkendara yang sangat berbeda.
Lewat e-Hijet Cargo dan e-Atrai, Daihatsu kenalkan teknologi e-SMART ELECTRIC yang dikembangkan bersama Suzuki dan Toyota.
Teknologi ini secara konsep simpel, hanya terdiri dari e-Axle terpasang pada as roda belakang dan baterai Lithium Iron Phosphate (LFP).
E-Axle pada Hijet dan Atrai listrik merupakan unit kompak yang menggabungkan motor listrik, girboks reduksi, dan inverter.
Baca Juga: Bodi Unik Mirip Double Cabin, Inilah Daihatsu Hijet Deck Van yang Iritnya 15 Km/Liter
Tentu saja seperti Kei car lainnya, motor listrik e-Hijet dan e-Atrai hanya memiliki tenaga 47 kW atau 63 dk.
Meski tenaganya 'mentok', motor e-Hijet dan e-Atrai punya torsi semantap mesin turbo yaitu 126 Nm.
Soal baterai dan jarak tempuh, e-Hijet dan e-Atrai dapat baterai LFP berkapasitas 33,6 kWh.
Baterai ini diklaim memberikan jarak tempuh sampai 257 kilometer dalam sekali pengisian daya penuh.
| Editor | : | Trybowo Laksono |
KOMENTAR