GridOto.com - Toyota RAV4 generasi ke-6 (XA60) versi plug-in hybrid (PHEV) bakal hadir untuk melengkapi varian di pasar Jepang pada 9 Maret mendatang.
Mobil baru ini hadir dalam dua trim, yakni tipe Z yang punya tampilan elegan premium, dan GR Sport untuk desain lebih agresif.
Dari segi desain, tipe Z pada Toyota RAV4 PHEV ini mendapatkan aksen khusus piano black, dengan detail eksklusif.
Di antaranya yang terdapat di area depan (bumper bawah, trim LED), bagian bawah bodi, dan lengkungan roda (wheel arches).
Sedangkan untuk varian GR Sport, mobil ini dilengkapi dengan front lip spoiler dan wing-type rear spoiler yang unik.
Toyota menyatakan bahwa komponen tersebut bukan sekadar estetika, melainkan fungsional karena membantu meningkatkan downforce kendaraan di seluruh spektrum kecepatan.
Menariknya, untuk trim GR Sport tidak hanya sekadar memiliki upgrade tampilan; varian ini juga dibekali dengan GR performance dampers dan GR braces.
Baca Juga: Bisa Tempuh 100 Km di Mode Elektrik, Suzuki Luncurkan SUV Baru Kembaran Toyota RAV4
Damper tersebut membantu mengurangi deformasi bodi saat bergerak, menghilangkan torsi dan ketidakstabilan yang tidak nyaman.
Sementara braces memberikan penguatan pada anggota suspensi belakang untuk meningkatkan rasa pengendalian (steering feel).
Bicara soal kemudi, sistem EPS pada varian ini telah disetel khusus untuk menawarkan respons kemudi yang lebih presisi.
Sama seperti versi HEV, RAV4 PHEV menggunakan mesin bensin empat silinder 2.5 liter A25A-FXS, namun dalam format AXAP64.
Output tenaganya meningkat dari versi HEV, dengan total mencapai 329 PS (324 dk atau 242 kW) pada versi AWD, dibandingkan dengan 241 PS (237 hp atau 177 kW) pada model HEV.
Spesifikasi awal mencatat jarak tempuh murni listrik (EV) sekitar 150 km dalam kondisi baterai penuh, naik dari 95 km pada model HEV.
Hal ini dicapai berkat peningkatan kapasitas baterai (22,7 kWh) dan penggunaan semikonduktor silicon carbide (SiC) pada power control unit (PCU) untuk mengurangi kehilangan daya.
Untuk pengisian daya, kecepatan maksimumnya adalah 50 kW untuk pengisian cepat DC dan 11 kW untuk AC.
Sistem pasokan daya mobil ini dapat digunakan sebagai sumber listrik berkat sistem vehicle-to-load ala kendaraan PHEV.
Fitur ini memungkinkan distribusi daya melalui port pengisian daya mobil atau melalui stopkontak standar rumah tangga di bagasi, dengan kemampuan keluaran hingga 1.500 watt.
Dalam hal penggunaan praktis, mode pasokan daya HV khusus dapat menyediakan listrik selama 6,5 hari dengan beban 400 watt pada kondisi baterai penuh dan tangki bensin penuh.
Bahkan, mode tersebut juga mampu bertahan hingga tujuh hari jika mode prioritas waktu pasokan daya dipilih.
Melansir dari Paultan.org, di Jepang, RAV4 PHEV dibanderol mulai dari 6 juta yen atau sekitar 653,4 jutaan untuk tipe Z,
Sementara varian tertinggi GR Sport mulai dari 6,3 juta yen atau sekitar Rp 686 jutaan (kurs 1 Yen = Rp 108,90 jutaan per 23 Februari 2026).
| Editor | : | Naufal Nur Aziz Effendi |
KOMENTAR